get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi Tewas Tertabrak Truk di Taman, Sidoarjo

Menu Unik Jadi Daya Tarik di Blitar, Sajian Kuliner Dipadukan Suasana Kerajaan

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:40 WIB
header img
Teatrikal kresna saat Cakra Asih berlangsung. Foto:ist

BLITAR, iNewsSidoarjo.id — Menikmati hidangan di restoran biasanya identik dengan duduk, memesan makanan, lalu menyantapnya hingga selesai. Namun, pengalaman berbeda dapat ditemukan di salah satu Resto di Pendopo Ageng Hand Asta Sih, Srengat, Kabupaten Blitar. Kamis (20/8/2026) malam.

Di tempat ini, makan malam dikemas sebagai sebuah perjalanan memasuki dunia kerajaan, lengkap dengan teatrikal, tarian, tata cahaya, hingga sajian yang disesuaikan dengan alur cerita yang dikemas dalam Cakra Asih Teatrical Fine dining.

Begitu memasuki ruangan, pengunjung tidak langsung merasakan atmosfer restoran pada umumnya. Interior didesain menyerupai suasana kerajaan. Ornamen, tata ruang, hingga busana pelayan dibuat selaras dengan cerita yang sedang dibawakan. Pengunjung pun tidak sekadar ditempatkan sebagai pelanggan. Mereka seolah menjadi bagian dari kisah yang berlangsung di hadapan meja makan. Ketika pertunjukan dimulai, suasana semakin hidup. Para penampil menyuguhkan teatrikal dan tarian yang terinspirasi dari kisah pewayangan serta relief yang terdapat di Candi Penataran, salah satu peninggalan sejarah penting di Blitar.

Gerakan para penari menerjemahkan kisah yang selama ini terpahat dalam relief menjadi sebuah pertunjukan yang dapat dinikmati secara langsung. Musik dan permainan lampu warna-warni kemudian memperkuat suasana. Cahaya diatur mengikuti jalannya cerita. Dalam sekejap, ruang makan berubah layaknya panggung teater. Perpaduan antara makanan, musik, tari, cahaya dan dekorasi membuat santap malam menjadi pengalaman multisensori.

Marsud Dwiningsih Warani, Manager Pendopo Ageng Hand Asta Sih mengatakan, konsep tersebut memang dirancang untuk mengangkat kisah yang bersumber dari relief Candi Penataran. “Kalau Cakra Asih, cakranya sendiri sebenarnya senjatanya Krishna. Yang kita tunjukkan di sini, yang kita angkat ceritanya mengenai Krishna yang ada di relief Candi Penataran,” ujarnya.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut