Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pejalan Kaki Tewas Dilindas Trailer di Flyover Trosobo Sidoarjo, Polisi Buru Kendaraan Misterius
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Perundungan, Dinas Pendidikan Nganjuk Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:23 WIB
  • author Johnarief
Cegah Perundungan, Dinas Pendidikan Nganjuk Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga
Bupati Nganjuk Marhaen saat membuka seminar. Foto:ist

NGANJUK, iNewsSidoarjo.id— Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Salah satunya melalui Seminar Strategi Parenting yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk di Pendopo KRT Sosro Koesoemo. Kamis (1/10).

Mengusung tema Peran Penting Sekolah dan Keluarga dalam Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi, kegiatan tersebut menyasar jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sekitar 450 undangan hadir dalam kegiatan yang menghadirkan dr. Aisah Dahlan, pakar Neuroparenting dan Hypnotherapist nasional, sebagai narasumber.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret Pemkab Nganjuk dalam memperkuat perlindungan terhadap mental sekaligus masa depan generasi muda.

Saat ditemui Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang menumbuhkan toleransi dan rasa aman bagi anak, bukan tempat berkembangnya perundungan. “Sekolah harus menjadi tempat menyemai toleransi, bukan tempat menyebarkan perundungan,” tegas Kang Marhaen. Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, tantangan perlindungan anak saat ini semakin kompleks. Ancaman kekerasan tidak lagi hanya terjadi secara langsung di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat berlangsung di ruang digital melalui media sosial. Karena itu, ia meminta para guru dan pihak sekolah meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas digital para siswa. “Guru dan pihak sekolah harus lebih aware terhadap aktivitas digital murid-muridnya. Perundungan saat ini tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga bisa terjadi melalui media sosial dalam bentuk cyberbullying,” ujarnya.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut