Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan pengawasan terhadap aktivitas pelajar harus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, upaya mencegah kenakalan remaja tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga. “Upaya seperti ini akan terus kami lakukan. Anak-anak harus mendapatkan pengawasan yang baik, baik ketika berada di sekolah maupun di luar sekolah,” tegas Subandi.
Subandi juga meminta pihak sekolah meningkatkan pengawasan selama jam pelajaran. Di sisi lain, orang tua diminta membangun komunikasi yang aktif dengan sekolah untuk mengetahui aktivitas anak di luar lingkungan pendidikan. “Orang tua harus ikut mengawasi. Sekolah juga harus aktif. Semua pihak bisa ikut berperan,” katanya.
Dia menambahkan, pengawasan secara bersama-sama diperlukan agar pelajar tidak terjerumus dalam pergaulan yang berpotensi memicu kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan minuman keras maupun narkoba. "Razia ini menjadi salah satu bentuk langkah preventif untuk memastikan pelajar tetap berada di lingkungan pendidikan selama jam sekolah," pungkasnya.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Artikel Terkait
