Diduga Akibat Korsleting Kelistrikan Mesin, Pabrik Arang di Sidoarjo Terbakar

Nanang Ichwan
Diduga karena korsleting listrik pada mesin, pabrik arang di Buduran, Sidoarjo ludes terbakar. Foto:ist

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Aktivitas produksi di sebuah pabrik arang di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, mendadak terhenti setelah api membakar area produksi, Minggu (4/10) malam. Kobaran api diduga dipicu korsleting pada mesin produksi.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Sidoarjo yang menerima laporan langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Pos Buduran menuju lokasi.

Humas BPBD Damkar Sidoarjo M. Faexlazim mengatakan, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.47 WIB dan langsung melakukan pemadaman. 

Api membakar sejumlah material di area produksi, di antaranya arang briket serta mesin yang digunakan untuk proses produksi. “Untuk penyebab sementara diduga karena korsleting pada mesin,” ujar Faex, Senin (5/10).

Luas area pabrik yang terdampak diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi. Namun, bagian yang terbakar sekitar 50 meter persegi. Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.00 WIB. 

Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

Setelah memastikan kondisi lokasi aman, petugas meninggalkan lokasi dan kembali ke Pos Buduran sekitar pukul 22.10 WIB. Faexlazim mengimbau masyarakat, terutama pemilik usaha, untuk rutin melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik dan mesin produksi. 

Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mencegah terjadinya korsleting maupun kebakaran, terutama pada tempat usaha yang menggunakan banyak peralatan mesin dalam aktivitas produksinya.

Editor : Hidayat Adi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network