Remaja 17 Tahun Dikeroyok 20 Pemuda di SPBU Juanda Sidoarjo, Kepala Bocor dan Pingsan
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Seorang remaja berusia 17 tahun asal Desa Pepe, Kecamatan Sedati, menjadi korban pengeroyokan brutal oleh puluhan orang tak dikenal di depan SPBU Jalan Raya Juanda, Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jumat (10/4) dini hari.
Korban berinisial IZ mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Saat kejadian, korban diketahui sedang berkumpul bersama teman-temannya. Paman korban, Zainul Fajar, mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut.
Ia menyebut, pada Kamis (9/4) sekitar pukul 21.00 WIB, korban bersama dua temannya berangkat dari rumah dengan berboncengan menggunakan sepeda motor milik korban. “Mereka sempat menghadiri acara kopi darat (kopdar) komunitas di Kantor NU Wadungasri, Kecamatan Waru, lalu lanjut nongkrong di warung kopi hingga dini hari,” ujar Fajar, Senin (13/4).
Sekitar pukul 01.00 WIB, ketiganya menuju SPBU Jalan Raya Juanda. Korban kemudian diturunkan di pintu keluar SPBU sekitar pukul 01.20 WIB.
Namun nahas, saat berjalan menuju area pompa ban, korban tiba-tiba diserang oleh sekelompok pemuda tak dikenal. “Ada sekitar puluhan orang langsung mengeroyok tanpa alasan. Kepalanya sampai bocor dan sempat pingsan di lokasi,” jelasnya.
Dua teman korban yang tengah mengisi bahan bakar langsung menghampiri setelah mendengar keributan. Namun, korban sudah tergeletak dengan kondisi kepala mengeluarkan darah. Warga sekitar menyebut jumlah pelaku mencapai sekitar 20 orang.
Korban sempat sadar sejenak sebelum akhirnya kembali lemah. Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Korban dilarikan ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka cukup serius. “Luka di kepala sekitar tiga sentimeter, bibir bagian dalam harus dijahit empat jahitan, serta luka gores dari bawah ketiak hingga punggung,” ungkap Fajar.
Berdasarkan keterangan korban, beberapa pelaku juga membawa senjata tajam jenis pisau kecil saat melakukan pengeroyokan. Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Gedangan dengan melampirkan bukti video serta rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Kapolsek Gedangan, Kompol Anak Agung GPW, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan. “Saat ini anggota Unit Reskrim Polsek Gedangan masih mendalami kasus ini,” tegasnya.
Kasus pengeroyokan ini kini dalam penanganan kepolisian untuk mengungkap identitas para pelaku serta motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Editor : Aini Arifin