Untuk mengurai kepadatan, Satlantas bersama Dinas Perhubungan menambah personel di titik rawan kemacetan. Jika sebelumnya enam petugas disiagakan, kini jumlahnya ditambah menjadi 10 personel. “Kami bersama Dishub menambah jumlah personel untuk pengaturan arus lalu lintas selama perbaikan berlangsung,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya Verie Sugiharto menjelaskan, proyek perbaikan jalan tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sebagai tindak lanjut atas kondisi jalan yang rusak di depan terminal. “Perbaikan dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 1 sampai 7 Maret. Selama itu akses keluar bus dialihkan sementara,” katanya.
Verie mengakui, kebiasaan penumpang yang menunggu di luar terminal turut memperparah kemacetan. Bus kerap berhenti di bahu jalan sebelum pintu keluar untuk menaikkan penumpang. “Kami terus sosialisasi agar penumpang masuk ke dalam terminal dan naik dari ruang tunggu resmi. Kebiasaan lama menunggu di pintu keluar ini yang membuat bus ngetem dan menimbulkan macet,” ujarnya.
Pihak terminal bersama kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo juga melakukan penjagaan di area pintu keluar serta bawah flyover guna mencegah bus berhenti sembarangan.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
