Perbaikan Jalan di Pintu Keluar Terminal Purabaya Picu Macet Parah Arah Sidoarjo–Waru

Nanang Ichwan
Perbaikan Jalan di depan pintu keluar Terminal Purabaya Sidoarjo bikin macet. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Arus lalu lintas di jalur Sidoarjo menuju Waru tersendat sejak awal pekan ini. Antrean kendaraan mengular terutama pada jam sibuk pagi hari, menyusul perbaikan jalan di depan pintu keluar Terminal Purabaya, Bungurasih, Kecamatan Waru, serta pengalihan sementara jalur bus antarkota, Senin (2/3).

Perbaikan dilakukan di akses utama keluar terminal menuju Jalan Raya Waru. Dampaknya, seluruh bus antarkota sementara dialihkan melalui jalur bus kota atau Jalan Letjen Sutoyo. Kondisi ini membuat kepadatan tak terhindarkan di titik tersebut.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, pengalihan arus bus menjadi faktor utama terjadinya kemacetan. “Memang ada perbaikan jalan di pintu keluar terminal arah Waru. Semua bus dialihkan keluar lewat jalur bus kota atau Jalan Letjen Sutoyo. Ini yang menimbulkan kepadatan di arah Waru,” ujar Yudhi, Senin (2/3).

Menurut Yudhi, selain penyempitan jalur akibat proyek perbaikan, kemacetan juga diperparah oleh masih banyaknya bus yang berhenti atau ngetem di tepi jalan untuk menaikkan penumpang, khususnya di sekitar flyover dan pintu keluar terminal. “Kendalanya di lapangan, masih banyak bus ngetem angkut penumpang di luar terminal. Ini yang bikin arus tersendat,” imbuhnya.

Untuk mengurai kepadatan, Satlantas bersama Dinas Perhubungan menambah personel di titik rawan kemacetan. Jika sebelumnya enam petugas disiagakan, kini jumlahnya ditambah menjadi 10 personel. “Kami bersama Dishub menambah jumlah personel untuk pengaturan arus lalu lintas selama perbaikan berlangsung,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya Verie Sugiharto menjelaskan, proyek perbaikan jalan tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sebagai tindak lanjut atas kondisi jalan yang rusak di depan terminal. “Perbaikan dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 1 sampai 7 Maret. Selama itu akses keluar bus dialihkan sementara,” katanya.

Verie mengakui, kebiasaan penumpang yang menunggu di luar terminal turut memperparah kemacetan. Bus kerap berhenti di bahu jalan sebelum pintu keluar untuk menaikkan penumpang. “Kami terus sosialisasi agar penumpang masuk ke dalam terminal dan naik dari ruang tunggu resmi. Kebiasaan lama menunggu di pintu keluar ini yang membuat bus ngetem dan menimbulkan macet,” ujarnya.

Pihak terminal bersama kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo juga melakukan penjagaan di area pintu keluar serta bawah flyover guna mencegah bus berhenti sembarangan.

Editor : Aini Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network