Menko PMK Resmikan Ground Breaking Pembangunan Ponpes Al Khoziny

Yoyok Agusta
Groundbreaking revitalisasi Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. Foto: ist.

Pembangunan Ponpes Al Khoziny berdiri di atas lahan seluas 3.700 meter, yang nantinya dirancang menjadi pusat pendidikan keagamaan modern dengan fasilitas yang lebih tertata.

Muhaimin menyebut bahwa pembangunan pesantren ini juga menjadi bagian dari percepatan peningkatan sarana pendidikan berbasis komunitas. “Pesantren adalah bagian penting dari ekosistem pendidikan kita, sehingga penguatannya menjadi keharusan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyinggung bahwa pemerintah ingin memastikan standar konstruksi pesantren selaras dengan prinsip keselamatan lingkungan belajar.

Hal ini mencakup kelayakan bangunan, pengaturan ruang, hingga aksesibilitas bagi santri. Pemerintah juga mendorong agar pembangunan ini tidak hanya fokus pada fisik bangunan, tetapi juga mendukung aktivitas pendidikan yang lebih produktif dan membentuk kemandirian peserta didik.

Pihak pesantren menyambut baik dukungan pemerintah dan menilai pembangunan ini akan membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kegiatan keagamaan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.

Ground breaking Al Khoziny menjadi penanda langkah awal pemerintah memperkuat fasilitas pendidikan berbasis pesantren secara terencana, sistematis, dan berorientasi keselamatan.

Editor : Aini Arifin

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network