Forwas Institut Sasar Kaum Milinial ke SMPN 1 Taman, Sinau Jurnalistik

ichwan
.
Sabtu, 17 September 2022 | 19:47 WIB
Forwas Institute dan Komunitas Brang Wetan Menggelar Coaching Clinic dan Pelatihan Jurnalistik di SMP Negeri 1 Taman, Sabtu (17/9/2022). (Foto:iNewsSidoarjo)

Kedua, Yoyok Agusta menjelaskan dalam membuat kerangka video jurnalistik, dibutuhkan adanya pemahaman mengenai pengambilan video yang tepat.

"Kita juga harus memahami, ketika kita membuat karya jurnalistik yang tema besarnya adalah toleransi, maka kita perlu mencatat di storyboard terlebih dahulu agar mempermudahkan kita memvisualisasikan" kata Yoyok.

Selain harus paham dalam proses pengambilan gambarnya, selanjutnya ia menambahkan bahwa pesan dalam video jurnalistik harus tersampaikan ke khalayak umum.

"Video jurnalistik ini sebagai cara kita memperkenalkan secara visual, kepada khalayak atau pemirsa melalui pengambilan-pengambilan video yang berurutan, agar pesannya tersampaikan dengan baik," imbuhnya.

Tidak hanya itu, Yoyok berpesan kepada para peserta agar selalu memperhatikan tema dan keaslian karya jurnalistik yang dibuat.

"Pertama perhatikan tema yang diambil, yang kedua selalu ingat bahwa jangan sekali-sekali kita menyomot karya orang lain tanpa seizin yang punya atau orisinalitas produk jurnalistik kita harus benar-benar dijaga," pungkasnya.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini