SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id- Naas dialami MA, 18, warga Desa Glagaharum, Kecamatan Porong. Pemuda tersebut tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk wing boks di Jalan Raya Arteri Wunut, tepatnya di sisi barat flyover Desa Wunut, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Selasa (15/9/2026) malam.
Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Saat kejadian, korban baru saja keluar dari akses jalan menuju Jalan Raya Arteri Wunut. Korban kemudian berbelok ke kiri untuk melaju ke arah utara. Namun, saat masuk ke jalan arteri, sepeda motor korban justru mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah selatan menuju utara melaju sebuah truk wing boks. "Sesampainya di lokasi, muncul truk wing boks dari arah selatan ke utara. Karena posisi sepeda motor berada di jalur kanan, benturan tidak dapat dihindarkan," ujar Kapolsek Porong Kompol Imam Yuwono, Rabu (16/9). Benturan membuat korban terjatuh dari sepeda motornya. Akibat kecelakaan tersebut, MA meninggal dunia di lokasi kejadian.
Ironisnya, truk wing box yang terlibat kecelakaan tersebut langsung meninggalkan lokasi. Kendaraan itu dilaporkan masuk ke jalan tol sehingga identitas maupun nomor polisinya hingga kini belum diketahui. "Truk wing boks yang terlibat kecelakaan belum diketahui identitas dan nomor polisinya. Setelah kejadian, kendaraan tersebut meninggalkan lokasi dan masuk ke jalan tol," jelas Imam.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti dan mencari keterangan dari sejumlah saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Sabhara Bhayangkara Porong untuk penanganan lebih lanjut. Dalam kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia. Sementara korban luka berat maupun luka ringan nihil. Imam menambahkan, penanganan perkara selanjutnya diarahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi truk wing box yang terlibat kecelakaan. "Petugas sudah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan mencari saksi-saksi. Saat ini kasus masih dalam proses penyidikan," pungkasnya.
Editor : Hidayat Adi
Artikel Terkait
