get app
inews
Aa Text
Read Next : Operasi Pekat Diduga Bocor, Satpol PP Sidoarjo Tetap Amankan Miras dan LC, Mimik: Sikat Habis!

Peredaran Rokok Ilegal Meningkat, Penerimaan Negara pada Bea Cukai Jatim Belum Penuhi Target

Rabu, 08 Juli 2026 | 18:52 WIB
header img
Kanwil Bea Cukai Jatim I memaparkan penerimaan negara dari cukai pada semester pertama 2026. Foto: Hidayat Adi.

Jumlah tersebut melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rokok ilegal yang berhasil diamankan meningkat lebih dari 54 juta batang, dari sebelumnya 98,78 juta batang menjadi 152,90 juta batang. Sementara jumlah penindakan naik sekitar 33 persen dan nilai barang hasil penindakan meningkat sekitar 56 persen.

Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari operasi tersebut mencapai Rp140,67 miliar. Pelanggaran yang ditemukan masih didominasi peredaran rokok polos dan Sigaret Kretek Mesin (SKM) tanpa pemenuhan ketentuan cukai. Selain operasi penindakan, Bea Cukai juga memperbanyak sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Rusman mengajak konsumen untuk tidak membeli maupun mengonsumsi rokok ilegal karena berdampak langsung terhadap penerimaan negara. Penerimaan cukai hasil tembakau secara nasional mencapai sekitar Rp240 triliun setiap tahun dan menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar dalam APBN.

Oleh sebab itu, keberadaan rokok ilegal tidak hanya merugikan pelaku usaha yang patuh, tetapi juga mengurangi kontribusi terhadap pembangunan.

Meski penerimaan masih berada di bawah 50 persen target, Bea Cukai optimistis kinerja pada semester kedua dapat terdongkrak melalui penguatan pengawasan, penegakan hukum, serta peningkatan kepatuhan pelaku usaha dan masyarakat terhadap produk bercukai yang legal. "Peran masyarakat sangat penting. Semakin kecil ruang bagi rokok ilegal, semakin besar peluang peningkatan penerimaan negara dari sektor cukai," pungkas Rusman.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut