get app
inews
Aa Text
Read Next : Pimpinan Padepokan di Sidoarjo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Alami Depresi Berat

Rumah Pemimpin Padepokan Terduga Pelaku Cabul di Sidoarjo Lenggang Sepekan

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:15 WIB
header img
Rumah Pemimpin Padepokan Pondok Kendali Sod'dho di Sidokare, Sidoarjo. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Rumah kontrakan yang selama ini ditempati Kasturi, 70, pemimpin Padepokan Pondok Kendali Sod'dho yang menjadi terduga pelaku dalam kasus dugaan pelecehan, kini tampak sunyi tanpa tanda-tanda kehidupan.

Sejak kasus tersebut mencuat ke publik, rumah yang berada di Kelurahan Sidokare, Sidoarjo, itu diketahui telah kosong selama sekitar satu pekan. Ketua RT 40/RW 11 Kelurahan Sidokare, Samsul Junaidi, mengatakan warga tidak lagi melihat aktivitas Kasturi maupun keluarganya sejak kasus tersebut ramai diperbincangkan. "Kurang lebih sudah satu minggu rumah kontrakan itu kosong. Sejak kasus ini ramai, kami tidak lagi melihat penghuninya beraktivitas di sini," ujar Samsul, Kamis (18/6).

Pantauan iNews Sidoarjo di lokasi menunjukkan pintu rumah kontrakan tersebut tertutup rapat. Tidak ada kendaraan yang terparkir maupun aktivitas keluar masuk penghuni. Suasana di sekitar rumah juga terlihat lengang.

Samsul mengaku warga hingga saat ini belum mengetahui keberadaan Kasturi beserta keluarganya setelah meninggalkan rumah tersebut. "Kami juga tidak tahu mereka sekarang berada di mana. Yang jelas, sejak beberapa hari terakhir rumah itu memang kosong dan tidak ada aktivitas sama sekali," jelasnya.

Terkait informasi yang beredar bahwa Kasturi sedang mengalami sakit, Samsul menegaskan dirinya belum dapat memastikan kebenaran kabar tersebut karena belum bertemu langsung dengan Kasturi maupun pihak keluarganya. "Ada informasi yang kami dengar bahwa beliau sedang sakit. Tetapi saya tidak bisa memastikan karena belum bertemu langsung dengan yang bersangkutan maupun keluarganya," katanya.

Ia menambahkan, masyarakat memilih menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Warga berharap kasus yang tengah berjalan tersebut dapat segera diselesaikan sesuai aturan yang berlaku agar kondisi lingkungan kembali kondusif. "Harapan kami, kasus ini segera selesai sesuai proses hukum yang berlaku, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang," pungkasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut