SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Niat membantu sebuah truk wing boks melakukan putar balik justru berujung petaka bagi Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) di kawasan putar balik Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Arif Hidayat, 36, menjadi korban dugaan pengeroyokan yang dilakukan sopir truk bersama dua kernetnya.
Aksi pengeroyokan tersebut bahkan terekam kamera dan videonya viral di sejumlah media sosial. Dalam rekaman itu, Arif terlihat menjadi sasaran pukulan dan tendangan sejumlah orang. Salah seorang pelaku juga diduga memukul korban menggunakan pipa besi.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/9/2026) siang, tepatnya di kawasan putar balik depan eks Jembatan Timbang Kletek. Arif yang merupakan warga Dusun Menyanggong, Desa Kletek, Kecamatan Taman, saat itu tengah menjalankan tugasnya mengatur arus lalu lintas.
Kejadian bermula ketika truk wing boks bernopol B 9918 UEV hendak melakukan putar balik. Arif kemudian menghentikan kendaraan dari arah barat agar truk tersebut bisa melakukan manuver dengan aman.
Namun, menurut Arif, sopir truk tak kunjung menjalankan kendaraannya. Sementara itu, antrean kendaraan dari arah barat semakin panjang dan beberapa pengendara mulai membunyikan klakson. "Saya sudah menyetop kendaraan dari arah barat supaya truk bisa putar balik. Tapi sopirnya tidak segera jalan, sementara kendaraan dari arah barat sudah berkali-kali membunyikan klakson," kata Arif, Kamis (10/9).
Karena arus kendaraan semakin padat, Arif kemudian menegur sopir truk. "Saya kemudian bilang, 'kesuwen sampeyan iku' (kelamaan Anda, red)," ujarnya.
Setelah itu, Arif meninggalkan truk untuk kembali mengatur kendaraan lainnya. Namun, saat truk mulai maju dan kemudian kembali mundur, sopir diduga menegur Arif.
"Nantang ta kamu," ujar sopir seperti ditirukan Arif. Arif mengaku menjawab bahwa dirinya tidak bermaksud menantang. "Saya gak nantang, Bos," jawabnya.
Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Sopir turun dari truk bersama dua kernetnya. Arif mengaku langsung dikeroyok oleh ketiganya. "Saya langsung dikeroyok, dipukul di bagian mata kiri dan pundak saya juga dipukul menggunakan besi," ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, Arif mengalami luka pada pelipis mata kiri serta memar pada bagian pundak. Tidak terima dengan kejadian itu, korban kemudian melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polsek Taman pada Rabu malam.
Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan membenarkan adanya laporan terkait dugaan pengeroyokan terhadap Supeltas di kawasan putar balik Kletek. "Benar, telah terjadi pengeroyokan terhadap seorang Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas. Kejadiannya di putar balik Kletek. Saat ini masih proses pendalaman," kata Bagus.
Unit Reskrim Polsek Taman kini masih melakukan pengembangan dan pendalaman. Polisi akan mengungkap rangkaian kejadian tersebut, termasuk mengidentifikasi dan mencari pihak-pihak yang diduga terlibat.
Keterangan korban dan saksi serta sejumlah bukti pendukung lainnya juga akan didalami untuk memastikan kronologi serta peran masing-masing pihak dalam dugaan pengeroyokan tersebut.
Editor : Hidayat Adi
Artikel Terkait
