Menurutnya, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 53 tahun. Namun, penyebab kematian korban masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek juga menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah kasus tersebut merupakan tindak pidana pembunuhan. "Kami masih melakukan penyelidikan. Untuk penyebab kematian maupun dugaan tindak pidana, kami belum bisa memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan," katanya.
Menanggapi informasi yang beredar mengenai kondisi korban ditemukan dengan tangan terikat dan mengalami luka pada bagian leher, Totok menyebut dirinya tidak melihat secara langsung karena pemeriksaan dilakukan oleh Tim INAFIS. "Saya tidak melihat langsung. Yang melakukan pemeriksaan lebih dekat adalah Tim Identifikasi atau INAFIS yang sekaligus melakukan dokumentasi," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana. Sementara itu, informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan seorang anak membunuh bapak angkatnya masih belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Artikel Terkait
