Ia menegaskan, pihak sekolah telah berupaya menjaring calon peserta didik dengan melakukan sosialisasi dan mengunjungi sejumlah TK di Dusun Tunggorono hingga Kalirejo.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena sejumlah TK di sekitar sekolah memang tidak memiliki peserta didik kelompok B pada tahun ini. "Tahun lalu kami masih mendapatkan sembilan siswa baru. Baru kali ini kami tidak mendapatkan siswa," katanya.
Saat ini, SDN Kalimanis 4 memiliki total 54 siswa yang tersebar di lima tingkat kelas. Rinciannya, kelas 2 sebanyak sembilan siswa, kelas 3 delapan siswa, kelas 4 sebelas siswa, kelas 5 tiga belas siswa, dan kelas 6 sebanyak tiga belas siswa. Pada tahun ajaran ini, sekolah tidak memiliki siswa kelas 1. Secara geografis, SDN Kalimanis 4 berada di Dusun Tunggorono, Desa Kalimanis, Kecamatan Doko, wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Selorejo.
Lokasi sekolah berada di kawasan timur laut Kecamatan Doko, di pinggiran kawasan hutan perkebunan, dengan jarak sekitar 25 kilometer dari pusat pemerintahan Kecamatan Doko. Umi menilai minimnya jumlah peserta didik baru tidak berkaitan dengan persaingan antarlembaga pendidikan. Sebab, akses menuju sekolah lain relatif jauh dan tidak terdapat sekolah swasta di sekitar wilayah tersebut. "Sebenarnya lokasi kami dengan sekolah lain jaraknya jauh. Di sini ada SDN Kalimanis 1 dan SDN Kalimanis 2, tapi jaraknya juga jauh. Sekolah swasta tidak ada. Makanya, kalau penyebabnya tidak dapat siswa karena persaingan dengan lembaga lain, potensinya sangat kecil," pungkasnya.
Berdasarkan data di Kabupaten Blitar, terdapat tiga sekolah dasar negeri yang tidak memperoleh siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027, yakni SDN Kalimanis 4 di Kecamatan Doko, SDN Ringinrejo 3 di Kecamatan Wates, dan SDN Sumberboto 5 di Kecamatan Wonotirto. Adapun jumlah SD negeri di Kabupaten Blitar mencapai 632 sekolah.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan
Artikel Terkait
