Kisah Pasutri di Sidoarjo, Hanya 5 Menit Mbeteti Ikan Bandeng Tanpa Sisa Duri demi Pendidikan Anak

Hidayat Adi
Dibutuhkan kejelian untuk menyayat daging ikan bandeng, agar menemukan jalur duri-duri halus yang akan dicabut. Foto: Hidayat Adi.

Bagi Madenan dan Sugiarti yang rumahnya berada di sekitar wisata kolam pemancingan bandeng desa Tambak Cemandi, upah jasa mencabutkan duri bandeng, mampu menopang kebutuhan keluarga sehari-hari. “Alhamdulillah, cukup saja Mas. Bahkan saya juga bisa memasukkan anak saya yang perempuan ke Pesantren di Mojosari,” ujar Perempuan 43 tahun tersebut.

Mencabuti Duri Bandeng Butuh Ketelatenan Memiliki keahlian mencabuti duri bandeng, mungkin tak pernah dibayangkan Sugiarti. Belasan tahun lalu, ia memulainya dengan mengikuti pelatihan yang diadakan Dinas Perikanan Sidoarjo. Dahulu kala, ikan bandeng yang menjadi komoditas perikanan utama kabupaten Sidoarjo, hanya diolah menjadi aneka masakan, tanpa menghilangkan durinya.



Editor : Aini Arifin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network