SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Perjalanan umrah dari bandara internasional Juanda tetap normal, meski situasi perang di timur tengah memanas. Berdasarkan koordinasi dan pemantauan secara berkelanjutan bersama otoritas bandara, airnav serta maskapai udara terkait, hingga saat ini tidak terdapat dampak operasional terhadap penerbangan dari dan menuju bandara internasional Juanda akibat kondisi tersebut.
General manager bandara internasional Juanda, Muhammad Tohir menyatakan, lalu lintas perjalanan ibadah masih bisa dilakukan meski ada penutupan ruang udara di beberapa kawasan timur tengah. “Kami memastikan bahwa operasional penerbangan internasional, khususnya penerbangan umroh dari Bandara Internasional Juanda, tetap berada dalam status Normal Operation," ujar Tohir.
Pihak otoritas bandara Juanda menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan merupakan prioritas utama. “Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan Lanudal Juanda, Otoritas Bandara, Maskapai, serta seluruh instansi terkait guna memastikan seluruh operasional penerbangan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan standar keselamatan penerbangan internasional yang berlaku,” imbuh Tohir.
Meski demikian, melihat perkembangan situasi perang di timur tengah yang memanas, Muhammad Tohir mengimbau kepada para penumpang untuk tetap memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan, melalui maskapai masing-masing.
Selain itu, calon penumpang juga bisa menghubungi layanan contact center di nomor 172, serta kanal informasi resmi bandara internasional Juanda. Jemaah Umrah Tetap Berangkat Meski Ada Kekhawatiran Sementara itu, Pihak penyelenggara tetap memberangkatkan jemaah di tengah imbauan pemerintah untuk menunda perjalanan demi keselamatan.
Dirut salah satu biro travel umrah di Sidoarjo, Genta Imam Sanjaya menjelaskan, bahwa hingga saat ini operasional penerbangan langsung dari Indonesia menuju Arab Saudi masih berjalan normal tanpa kendala teknis berarti.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
