Kisah Pasutri di Sidoarjo, Hanya 5 Menit Mbeteti Ikan Bandeng Tanpa Sisa Duri demi Pendidikan Anak

Hidayat Adi
Dibutuhkan kejelian untuk menyayat daging ikan bandeng, agar menemukan jalur duri-duri halus yang akan dicabut. Foto: Hidayat Adi.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Matahari sudah separuh lengser ke barat, saat saya memutuskan turun dari motor, ketika melihat lelaki dan perempuan paruh baya sedang fokus menyiangi ikan bandeng (mbeteti ikan, dalam bahasa jawa) di depan rumah mereka, tepi jalan Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Selasa 27/1/2026.

Ternyata tak hanya menyiangi dan membersihkan kotorannya, mereka berdua juga sedang bekerja sama membersihkan duri ikan bandeng. Lelaki dan perempuan itu ternyata suami istri. Sugiarti, menyayat daging dan “membuat jalan” di bagian dalam tubuh bandeng, agar duri-durinya jelas terlihat.

Sementara sang suami, Madenan, bertugas mencabuti ratusan duri yang ada di dalam daging satu ekor ikan bandeng. Pekerjaan jelimet bin rumit itu bisa diselesaikan pasutri tersebut dalam waktu kurang lebih lima menit, untuk satu ekor ikan bandeng. Dalam hati, saya hanya bisa membayangkan betapa keterampilan itu sungguh unik, tanpa berani menakar waktu yang mungkin saya butuhkan untuk mengerjakan pekerjaan serupa mereka.



Editor : Aini Arifin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network