Terima Paket Ganja dari Jaringan Sumatera, Warga Tlasih Tulangan Sidoarjo Diciduk Bareskrim Polri
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Keterlibatan jaringan peredaran ganja antar provinsi berhasil diungkap Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Seorang pria berinisial MAH, 28 tahun, warga Desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, diamankan setelah kedapatan menyimpan paket ganja yang dikirim dari Padang, Sumatera Barat.
Dari tangan pelaku, petugas menemukan 10 paket ganja siap edar yang disimpan di rumahnya. Penangkapan dilakukan langsung oleh tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Minggu (14/6).
Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Dwi Gastimur Wanto membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, proses penanganan perkara dilakukan sepenuhnya oleh Bareskrim Polri. “Yang menangkap dari pusat, langsung dari Bareskrim Polri,” ujar Dwi, Selasa (16/6).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, MAH diduga berperan sebagai penerima sekaligus tempat penitipan paket ganja atas perintah seorang pria bernama Kurniawan alias Cemek. Keduanya diketahui berkenalan melalui pertemuan komunitas Vespa pada tahun lalu.
Sejak mengenal Kurniawan, MAH disebut telah beberapa kali terlibat dalam proses pengiriman ganja. Terakhir, sebelum ditangkap, ia menerima pesan dari Kurniawan yang meminta alamat rumahnya untuk dijadikan lokasi pengiriman paket ganja.
Sebagai imbalannya, MAH dijanjikan bayaran sebesar Rp 300 ribu untuk setiap kilogram ganja yang berhasil diterima dan disimpan.
Sementara itu, Direktur Tipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan pihaknya masih terus memburu Kurniawan yang diduga menjadi pengendali pengiriman ganja tersebut. “Kami melakukan pembuatan DPO kepada Kurniawan alias Cemek, yang ikut salah satu komunitas Vespa di Sidoarjo,” tegas Eko.
Saat ini, Bareskrim Polri masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran ganja lintas provinsi tersebut, termasuk memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan