Pria Asal Pasuruan Ditemukan Meninggal di Lorong Kosong Kos-kosan Sukorejo Buduran Sidoarjo
Menurut keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat terlihat berjalan sempoyongan di sekitar lokasi. Korban juga sempat berhenti di sebuah warung kopi (warkop) sebelum masuk ke lorong kos-kosan kosong tersebut. “Saksi melihat korban berjalan sempoyongan dari arah timur ke barat, lalu masuk ke lorong samping warkop menuju area belakang kos. Tidak lama kemudian terdengar suara seperti orang muntah,” ungkapnya.
Sekitar pukul 12.30 WIB, salah satu penghuni kos melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak dan tidak bergerak di lorong kosong antara dua kamar kos yang tidak berpenghuni. Polisi kemudian melakukan penelusuran dan menemukan kamar kos korban di lokasi berbeda, yakni di kos milik Kemin. Di dalam kamar tersebut ditemukan sepeda motor Honda Vario merah milik korban dan telepon genggamnya.
Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan di kamar korban, di antaranya obat pereda nyeri Mefenamic Acid dan obat antiseptik mulut serta tenggorokan. “Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya memang mengeluh sakit gigi dan pusing. Jika sakit giginya kambuh, korban disebut sering mengkonsumsi berbagai obat sakit,” terangnya.
Jenazah korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan pemeriksaan luar atau Visum Et Repertum (VER). Namun, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. “Hasil pemeriksaan dokter tidak menemukan tanda kekerasan. Untuk penyebab pasti kematian memang tidak dapat dipastikan karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi,” pungkasnya.
Editor : Aini Arifin