Waspada! 20 Perlintasan Kereta di Sidoarjo Tanpa Penjagaan, Pengendara Diminta Lebih Disiplin
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Ancaman kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api di Kabupaten Sidoarjo masih menjadi perhatian serius. Puluhan titik perlintasan yang belum memiliki penjagaan menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan bermotor.
PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat, dari total 85 perlintasan sebidang yang tersebar di wilayah Sidoarjo, sebanyak 20 di antaranya masih tidak dijaga. Sementara itu, 28 perlintasan dijaga langsung oleh KAI, dan 37 lainnya berada dalam pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub), pemerintah daerah, serta swadaya masyarakat.
Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendra Trang Bawono, menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab petugas, melainkan juga seluruh pengguna jalan. “Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau para pengendara untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mendahulukan perjalanan kereta api,” ujar Mahendra, Jumat (30/4).
Mahendra juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian, terutama saat melintas di perlintasan tanpa penjagaan. Ia meminta pengendara tidak gegabah dan selalu memastikan kondisi aman sebelum melintas. “Pastikan untuk berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, serta pastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya berharap angka kecelakaan di perlintasan sebidang, khususnya di wilayah Sidoarjo, dapat ditekan seminimal mungkin.
Editor : Aini Arifin