get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga Daging Ayam Tinggi Saat Ramadan, Khofifah Sebut Akibat Persoalan Rantai Distribusi

Dubes China Bertemu Khofifah, di Jatim Akan Dibangun Pabrik Melamin Terbesar di Dunia

Selasa, 07 April 2026 | 22:13 WIB
header img
Dubes RRC, Wang Lutong menemui Khofifah, membahas kerjasama strategis dengan Jatim. Diantaranya, di Gresik akan dibangun pabrik melamin terbesar di dunia. Foto : Hidayat Adi.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Duta Besar Republik Rakyat China (RRC) Wang Lutong, menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Graha Amukti Praja, Bandara Internasional Juanda, Selasa (7/4/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis, mulai dari investasi, peternakan, pendidikan, hingga energi terbarukan. Ditemui usai pertemuan tertutup, Wang Lutong mengatakan kunjungannya ke Jawa Timur ini merupakan yang kedua kalinya.

Ia mengapresiasi kepemimpinan Khofifah dalam upaya mendorong perekonomian di Jawa Timur. "Ini merupakan kunjungan kedua saya ke Jawa Timur. Saya mengapresiasi Ibu Khofifah atas capaian pembangunan yang sangat baik," ujarnya.

Ia mengatakan kunjungannya kali ini juga untuk menghadiri peletakan batu pertama proyek di sektor pangan. Selain itu, Tiongkok disebut terus mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia, termasuk di Jawa Timur. "Di bidang solar, sudah ada perusahaan yang berinvestasi di Jawa Timur. Kami juga mendorong kerja sama peningkatan SDM melalui pendidikan vokasi," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyebut pertemuan berlangsung padat dan produktif. Diantara yang dibicarakan yakni rencana groundbreaking pabrik melamin di Gresik, yang disebut Khofifah akan menjadi yang terbesar di dunia. "Setelah ini akan ada groundbreaking pabrik melamin terbesar di dunia, dan itu ada di Gresik. Ini tentu menjadi hal yang sangat membanggakan bagi Jawa Timur," ujar Khofifah.

Dalam pertemuan itu juga dibahas penguatan sektor pendidikan dan riset, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN). "Kami juga membahas kerja sama pendidikan, riset, serta peningkatan kompetensi ASN melalui penguatan inovasi," jelasnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga menyinggung pentingnya transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan, termasuk potensi pengembangan solar panel, sebagai bagian dari komitmen menuju net zero emission.

Tak kalah pentingnya, di sektor peternakan, pemprov Jatim akan membuka peluang kerja sama impor sapi perah dengan produktivitas tinggi dari Tiongkok, guna memenuhi kebutuhan susu nasional. "Kebutuhan susu kita sangat besar. Sapi perah dari Tiongkok bisa menghasilkan hingga 50 liter per hari per ekor. Ini peluang kerja sama yang kami tawarkan," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Wang Lutong menambahkan, pihaknya membuka peluang lebih luas bagi investor untuk masuk ke Jawa Timur, termasuk kerja sama industri dan pengembangan tenaga kerja. "Kami berharap kerjasama ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua pihak," pungkasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut