Kakek Tewas Terserempet KA Kertanegara Saat Nekat Melintas di Perlintasan Tertutup di Blitar
Menurut keterangan saksi, Nandam datang dari arah selatan menuju utara dengan menuntun sepeda ontelnya. Ia bahkan sempat mengangkat sepeda untuk melewati rintangan penutup jalan sebelum akhirnya mencoba menyeberangi rel. “Korban menaiki sepeda ontelnya padahal perlintasan sudah ditutup total,” ujar Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno.
Pada saat bersamaan, KA Kertanegara dengan nomor lokomotif LOK 167 B melaju kencang dari arah timur ke barat. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Korban bersama sepeda yang dibawanya terpental akibat benturan keras dengan lokomotif.
Petugas dari Satlantas Polres Blitar Kota bersama Polsek Srengat segera mendatangi lokasi untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga telah meminta keterangan dari dua saksi di lokasi, yakni Jito (60) dan Yanika Riki (36), yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintasi jalur yang telah ditutup, meskipun dengan cara mengangkat kendaraan atau menerobos pembatas. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lagi mencoba melintasi jalur yang sudah ditutup. Keselamatan adalah prioritas utama, jangan sampai memaksakan diri yang akhirnya berujung duka,” pungkas AKP Agus Prayitno.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan