Miris, Remaja Terlibat Kasus Petasan dalam Operasi Pekat Semeru 2026 di Blitar Kota
BLITAR, iNewsSidoarjo.id - Polres Blitar Kota berhasil mengungkap puluhan kasus dalam pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026. Sebanyak 39 perkara terungkap dengan jumlah tersangka yang sama, mencakup berbagai tindak pidana seperti perjudian, peredaran petasan ilegal, hingga penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Total ada 39 perkara dengan 39 tersangka yang berhasil kami amankan dalam operasi ini,” ujarnya. Selasa, (17/3/2026).
Dalam pengungkapan kasus perjudian, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa handphone, kartu ATM, uang tunai, hingga sepeda motor yang digunakan para pelaku untuk menjalankan aksinya. Sementara itu, pada kasus petasan, barang bukti yang disita tergolong dalam jumlah besar.
Polisi menyita 32,7 kilogram bubuk petasan, 41,8 kilogram bahan kimia seperti belerang dan KCL, serta ratusan selongsong petasan. Selain itu, ditemukan pula berbagai peralatan perakitan seperti timbangan, saringan, hingga mesin mixer yang digunakan untuk mengolah bahan peledak tersebut. Tak hanya itu, pengungkapan kasus narkoba juga menunjukkan hasil signifikan.
Aparat berhasil menyita 2.035 butir pil double L, 5 kilogram ganja, serta 17,85 gram sabu. Sejumlah alat pendukung seperti timbangan digital, plastik klip, hingga vacuum sealer turut diamankan sebagai barang bukti. “Barang bukti narkoba ini menunjukkan peredaran masih ada dan terus kami tindak,” tegas Kapolres.
Dalam operasi yang sama, polisi juga mengamankan 272 botol minuman keras dari berbagai merek. Menariknya, sebagian pelaku dalam kasus petasan diketahui masih berusia muda. Mereka merakit petasan secara otodidak dengan belajar dari internet. “Rata-rata pelaku ini masih anak-anak dan remaja. Mereka belajar dari YouTube, kemudian membeli bahan secara COD,” ungkapnya.
Polres Blitar Kota menegaskan akan terus menggencarkan operasi serupa guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Upaya tersebut juga akan dilanjutkan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 yang saat ini tengah berlangsung. “Kami akan terus melakukan penindakan untuk menjaga situasi tetap aman, khususnya selama Ramadan dan menjelang Lebaran,” pungkasnya.
Editor : Aini Arifin