Jalan Sunyi Pengurus Muda Mudi Klenteng Tjong Hok Kiong, Tetap Aktif Melestarikan Ajaran Leluhur
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Momen menjelang Imlek menjadi sesuatu yang istimewa bagi sejumlah pemuda pemudi di klenteng Tjong Hok Kiong, Sidoarjo. Tak terkecuali saat ritual memandikan rupang dewa dewi, menjelang perayaan tahun baru Imlek Kongzili 2577.
Dari belasan orang yang bekerja sama membersihkan dan memandikan rupang dewa dewi, nampak sejumlah pemuda pemudi turut serta.
Beberapa orang generasi muda umat Khonghucu itu terlihat mencolok diantara lainnya, sebab kebanyakan mereka yang membersihkan rupang dewa dewi adalah orang-orang tua. “Kami disini bahu membahu membersihkan rupang dewa dewi. Mereka yang usianya muda itu merupakan golongan muda mudi di klenteng Tjong Hok Kiong, yang masih aktif membantu kegiatan disini,” ujar Toni Hartanto, ketua klenteng Tjong Hok Kiong Sidoarjo.
Pengurus muda mudi klenteng Tjong Hok Kiong, Budiono Irawan mengakui jika hanya sedikit generasi muda di bawah usia 40 tahun yang terlibat dalam kegiatan klenteng Tjong Hok Kiong Sidoarjo. “Dari sekitar 30 anggota muda mudi di klenteng ini, hanya sekitar 10 orang yang biasanya aktif,” ujar Budiono.
Mereka biasanya terlibat dalam sejumlah kegiatan agama maupun sosial. “Kalau paling aktif biasanya saat ulang tahun klenteng,” imbuh pria berusia 39 tahun itu. Meski hanya sedikit generasi muda yang aktif membantu kegiatan di klenteng Tjong Hok Kiong, Budiono dan sejumlah rekannya tidak mau berputus asa.
Mereka tetap membantu para pengurus klenteng yang usianya jauh di atas mereka, agar ada yang meneruskan tradisi budaya maupun ritual di klenteng ini. “Motivasi kami tentu saja ingin ada yang meneruskan tradisi dan ritual leluhur kami. Kalau tidak ada yang mau aktif hari ini dari generasi mudanya, siapa yang akan mewariskan dan meneruskan ajaran Konghucu ini,” terang Budiono.
Editor : Aini Arifin