Jalan Sunyi Pengurus Muda Mudi Klenteng Tjong Hok Kiong, Tetap Aktif Melestarikan Ajaran Leluhur

Untuk menarik minat generasi muda, pengurus muda mudi klenteng Tjong Hok Kiong biasanya mengadakan kegiatan kunjungan ke klenteng lain. Upaya itu dilakukan agar ikatan persaudaraan sesama umat, terutama generasi muda di klenteng ini tetap terjaga dan lestari. “Kami biasanya mengadakan kunjungan ke klenteng lain, misalnya di Tuban atau lainnya. Harapannya agar kebersamaan antar muda mudi tetap terjaga,” ujar Budiono.
Lebih lanjut Budiono mengatakan generasi muda di agama Khonghucu harus melihat semangat generasi muda di agama lain, yang begitu semangat melakukan kegiatan agama maupun berperan aktif dalam kegiatan sosial.
Meski ia mengakui jumlah generasi muda agama Khonghucu sedikit, namun itu tak boleh menyurutkan semangat. “Kami berharap juga, kita bisa memotivasi anggota lainnya, agar ikut aktif dan mendukung setiap kegiatan klenteng. Sebab kita tahu, klenteng Tjong Hok Kiong in ikan juga merupakan klenteng tua yang punya nilai Sejarah di Sidoarjo,” pungkas Budiono.
Untuk diketahui, klenteng Tjong Hok Kiong yang ada di jalan Hang Tuah, kelurahan Sidoklumpuk, merupakan klenteng tertua di Sidoarjo. Rumah peribadatan umat Khonghucu ini dibangun pada tahun 1863 silam.
Pendirinya adalah para pedagang asal Tionghoa yang berlayar hingga sampai ke Sidoarjo. Selain Dewi Kwan Im, dewi utama di klenteng Tjong Hok Kiong adalah yang mulia Macho Thian Siang Seng Bo, atau yang lebih dikenal dengan dewi laut.
Editor : Aini Arifin