Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Luncurkan Rudal Besar-besaran, Ukraina Minta Perbanyak Sistem Misil Patriot
Advertisement . Scroll to see content

Perang Ukraina Tidak Membuat Simpati Nitizen Arab

Jum'at, 08 April 2022 | 22:45 WIB
  • author Berlianto
Perang Ukraina Tidak Membuat Simpati Nitizen Arab
Anggap Barat munfik, netizen Arab tidak simpatik dengan Perang Rusia Ukraina. Foto/Ilustrasi

Penolakan pembunuhan warga sipil di Mariupol dan Bucha, serta desakan bahwa Ukraina mengoperasikan biolab, telah beredar dalam bahasa Arab. Meskipun ukuran sampelnya cukup besar, postingan media sosial tidak selalu mencerminkan pandangan semua orang Arab di Timur Tengah, Afrika Utara, dan diaspora.

Di Lebanon, warga Ukraina di Ibu Kota Beirut bergabung dengan warga negara Lebanon untuk melakukan protes anti-perang di dekat kedutaan Rusia.

Sebuah jajak pendapat yang diterbitkan pada bulan Maret oleh think tank yang berbasis di Ramallah, Pusat Penelitian Kebijakan dan Survei Palestina menemukan bahwa 43 persen orang Palestina yang disurvei menyalahkan Rusia karena memulai perang dengan Ukraina, dibandingkan dengan 40 persen yang menyalahkan Ukraina.

Namun, 57 persen percaya perang menunjukkan standar ganda AS dan Eropa ketika konflik adalah tentang pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Dua puluh delapan persen mengatakan kedua situasi terlalu berbeda, sementara 10 persen berpikir negara-negara Barat menentang Rusia sama seperti mereka menentang Israel.iNewsSidoarjo.id

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut