Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Kedua, Tiga Santri Selamat Berhasil Dievakuasi dari Reruntuhan Beton Ponpes Al-Khoziny
Advertisement . Scroll to see content

Selalu Playing Victim! Berikut 5 Ciri Pasangan Alami Hubungan Manipulatif

Kamis, 15 Mei 2025 | 11:30 WIB
  • author Dean Ismail
Selalu Playing Victim! Berikut 5 Ciri Pasangan Alami Hubungan Manipulatif
Ilustrasi pasangan yang alami hubungan manipulatif ( Foto : Istimewa)

BATU, iNewsSidoarjo.id - Sifat manipulatif membuat salah satu pihak diuntungkan, dan pihak yang lain merasa bersalah Mayoritas orang tidak mengetahui jika pasangannya sering berlaku manipulatif untuk menjaga hubungan atau tutupi kesalahannya.

Beberapa orang yang mempunyai sifat manipulatif cenderung menempatkan dianya sebagai korban dan selalu melihat persoalan dari 1 sisi saja. Sifat manipulatif ini dapat membuat korban terjerumus dalam hubungan yang kurang sehat.

Karena, sifat manipulatif membuat salah satu pihak berasa diuntungkan, dan pihak yang lain selalu berasa bersalah. Pasangan yang manipulatif akan mengatur sikap pasangannya hingga dia merasakan aman dan tidak dituding atas perselisihan yang terjadi.

Apa kamu pernah terlibat hubungan dengan pasangan yang manipulatif? Berikut ini ciri-ciri pasangan yang manipulatif yang dilansir dari iNewsBatu.id pada Kamis (15/5/2025).

5. Sering mengalihkan pembicaraan Orang yang manipulatif akan menghindar dari permasalahan dan sering mengalihkan pembicaraan yang memojokkan dirinya. Mereka memutuskan untuk mengacuhkan pasangannya, hingga membuat korban berasa bersalah. Saat posisinya semakin terpojok, orang yang manipulatif akan mempertanyakan ingatan korban. Mereka akan keluarkan beberapa kalimat seperti "Mana buktinya?" atau "Kamu mengada-ngada. Itu tidak pernah terjadi sebelumnya".

4. Sering lakukan gaslighting Ciri-ciri khusus dari orang yang manipulatif, yaitu lakukan gaslighting. Gaslighting memang salah satu bentuk manipulasi dalam sebuah hubungan, baik hubungan asmara atau hubungan percintaan. Tetapi, gaslighting lebih berpengaruh negatif pada salah satu faksi karena membuat korban menyangsikan dirinya.

Salah satunya contoh gaslighting ialah terus menyalahkan korban atas kesalahan kecil yang diperbuatnya. Orang yang manipulatif akan perlakukan korban seperti orang jahat, hingga korban akan menanyakan perasaan mereka sendiri. Contoh kata gaslighting, seperti "Saya belum pernah diperlakukan semacam ini. Baru kamu yang berani perlakukan saya sejahat ini". Orang yang manipulatif tidak memberi kesempatan pada korban untuk membela diri.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut