Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Rekrut 1.400 Tentara Afrika: Menlu Ukraina Sebut Kontrak Hukuman Mati
Advertisement . Scroll to see content

Permintaan Unik Wali Kota di Rusia, Minta Suami Menghamili Istri?

Sabtu, 10 Februari 2024 | 13:09 WIB
  • author Andika Hendra Mustaqim
Permintaan Unik Wali Kota di Rusia, Minta Suami Menghamili Istri?
Untuk meningkatkan tingkat kelahiran, suami di Rusia diminta menghamili istrinya. Foto/Reuters

MOSKOW, iNewsSidoarjo.id - Mikhail Minenkov, Wali Kota Nevinnomyssk di Wilayah Stavropol di Rusia meminta para suami untuk “menyelinap” ke arah istri mereka. Itu bertujuan untuk meningkatkan jumlah penduduk di kota tersebut.

"Suami harus menghamili mereka malam ini juga," tegas Minenkov, dikutip dari sindonews.com pada Sabtu (10/2/2024) melalui RT.

"Ada berbagai alasan mengapa orang enggan memiliki anak, termasuk keyakinan bahwa mereka belum mendapatkan cukup uang atau keinginan untuk hidup sendiri,” ungkap Minenkov.

Fakta mengejutkan bahwa di Nevinnomyssk, yang berpenduduk sekitar 117.000 jiwa, hanya sekitar 700 anak yang lahir setiap tahunnya adalah hal yang tidak memuaskan.

“Saya ingin berbicara kepada para pria. Malam ini, sembunyi-sembunyilah ke orang-orang tercinta agar tepat dalam sembilan bulan, bukan 700, tapi 10.000 anak yang lahir,” tulisnya.

Namun, dia bersikeras bahwa angka kelahiran yang rendah adalah jalan menuju “degradasi” masyarakat. “Jika jumlah kita sedikit, kita akan kalah di mana pun dan dalam segala hal,” Minenkov memperingatkan.

"Jelas bahwa ada lebih dari 700 perempuan sehat dan kuat yang mampu menjadi ibu di Nevinnomyssk," ungkap Minenkov. Agar angka kelahiran meningkat, “seseorang tidak boleh tidur, makan, atau minum; sebaliknya, seseorang harus jatuh cinta,” tambah Minenkov.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut