Oknum LSM Intimidasi Wartawan Saat Liput Dugaan Penimbunan BBM

Edy Gustan
.
Minggu, 04 September 2022 | 23:39 WIB
Sejumlah jurnalis di Lombok Barat mendapat intimidasi dari oknum LSM usai meliput dugaan penimbunan BBM. ( Ft : istimewa)

MATARAM, iNewsSidoarjo.id - Masih ada saja oknum LSM yang berusaha melindungi para penimbun BBM di tengah harga saat ini sudah resmi dinaikkan pemerintah.

Oknum LSM itulah yang menintimidasi sejumlah jurnalis yang meliput dugaan penimbunan BBM jenis solar di Lombok Barat, Nusa Tenggara. Tak hanya intimidasi, oknum LSM juga mencoba menyuap para jurnalis agar mencabut berita.

Ketua AJI Mataram, Muhamad Kasim mengecam tindakan oknum LSM yang menganggu dan menghalang-halangi kerja jurnalistik. Dia menyayangkan tindakan intimidasi, upaya penghapusan berita, hingga memaksa jurnalis menerima sejumlah uang.

Hal itu dilakukan agar wartawan berhenti memberitakan kasus dugaan penimbunan solar dalam truk yang dilaporkan warga Kecamatan Batu Layar Lombok Barat.

"Kawan Jurnalis, diminta menghapus berita dan dipaksa menerima amplop berisikan uang yang cukup banyak, rekan kami dipaksa di depan umum menerima segepok uang senilai Rp10 juta hingga akhirnya melapor ke Majelis Etik AJI Mataram agar uang tersebut dikembalikan melalui mekanisme organisasi," kata Muhammad Kasim Minggu (4/9/2022).

Muhammad Kasim mengatakan, uang tersebut diberikan oknum LSM di NTB. Haris Mahtul berusaha menolak dan mengembalikan uang tersebut. Namun oknum LSM tersebut tidak kooperatif meski dikembalikan melalui AJI Mataram.

Karena oknum LSM tidak bersedia menerima pengembalian uang melalui AJI Mataram, AJI Mataram akhirnya melapor ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mataram untuk memproses pengembalian dana yang merupakan upaya suap oleh oknum LSM tersebut.

"Upaya ini kami lakukan untuk pembelajaran bersama agar semua pihak menghargai kemerdekaan pers dan tidak menganggap rendah profesi jurnalis," kata Kasim.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini