SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 10.55 WIB. Seorang perempuan asal Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh dan terlindas truk box yang melaju searah di belakangnya.
Korban diketahui bernama Syafira Qodriatul Amalia. Peristiwa nahas itu terjadi di sebelah utara SPBU Tropodo, Desa Tropodo, Kecamatan Waru.
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X bernopol W 4283 QG. Sementara truk box yang terlibat kecelakaan bernopol B 9586 UWF, dikemudikan Abdul Galih Mahendra, 26, warga Blora, Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi kepolisian, semula sepeda motor korban melaju dari arah utara menuju selatan. Saat hendak mendahului truk box dari sisi kiri, sepeda motor tersebut terjatuh ke kanan.
Nahas, korban kemudian terlindas ban belakang kiri truk yang berjalan searah. Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi.
Warga sekitar, Sugeng, menyebut kondisi jalan di lokasi kejadian sedikit menikung. "Terdapat tiang provider yang posisinya dinilai terlalu dekat dengan badan jalan," ujar Sugeng, Minggu (1/11/2026).
Informasi yang beredar di sekitar lokasi menyebutkan, korban diduga kaget saat melihat tiang di pinggir jalan ketika melintasi tikungan. Korban kemudian mengerem untuk menghindarinya.
Namun, kondisi permukaan jalan yang terdapat pasir diduga membuat sepeda motor kehilangan keseimbangan hingga terjatuh. "Saat bersamaan, truk box melaju tepat di belakang korban," ungkapnya.
Keberadaan tiang provider tersebut juga menjadi perhatian warga karena dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat melintas di tikungan dengan ruang pandang yang terbatas.
Dari arah utara, pandangan pengendara disebut tidak terlalu leluasa saat memasuki tikungan. "Posisi tiang terlalu dekat dengan bahu jalan dikhawatirkan menambah risiko bagi pengguna jalan," tegasnya.
Petugas yang datang ke lokasi melakukan penanganan kecelakaan dan mengevakuasi korban. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi jalan dan fasilitas di tepi jalan tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Editor : Hidayat Adi
Artikel Terkait
