Penderita Miopia Anak Terus Bertambah, Gerakan Ini Dorong Deteksi Dini Mata Minus

Hidayat Adi
Gerakan Vision Fest Myopia Care Natamata di Gresik dan Lamongan. Foto:ist

GRESIK, iNewsSidoarjo.id – Peningkatan kasus miopia atau mata minus pada anak usia sekolah menjadi perhatian serius. Gangguan penglihatan tidak hanya berdampak pada aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menghambat proses belajar dan perkembangan anak.

Kondisi tersebut mendorong pentingnya pemeriksaan mata secara menyeluruh sejak dini. Pemeriksaan oleh dokter mata diperlukan untuk mengetahui kondisi penglihatan sekaligus menentukan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien.

Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata anak dilakukan melalui program sosial Vision Fest Myopia Care – Natamata di wilayah Gresik dan Lamongan. Program tersebut menjadi bagian dari gerakan edukasi, deteksi dini, dan pencegahan gangguan penglihatan, khususnya miopia pada anak usia sekolah.

Presiden Direktur Eyelink Group M. Rusli, ST., MMT., M.M., menegaskan setiap penanganan gangguan mata harus didasarkan pada hasil pemeriksaan yang komprehensif. Seluruh penanganan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan mata secara menyeluruh oleh dokter mata dan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

“Dari peningkatan kasus mata ini, yang perlu menjadi perhatian bukan hanya jumlah kasusnya, namun bagaimana kita mampu menekan progresivitas atau pertumbuhan minus pada anak. Penglihatan yang optimal merupakan fondasi penting bagi anak untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi,” ujarnya. Rabu (12/8/2026).

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network