Karhutla Gunung Wilis, Bupati Minta Warga Jauhi Jalur Pendakian

John Arief
Bupati Nganjuk Meminta warga menjauhi jalur pendakian gunung Wilis seiring adanya karhutla. Foto:ist

NGANJUK, iNewsSidoarjo.id - Sebanyak 400 personel gabungan dikerahkan menangani kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di lereng Gunung Wilis, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jumat (18/9/2026).

Personel dibagi ke empat titik penanganan, yakni Ngangkrok, Nunut, Candi Laras dan Lungur Cilik. Selain pemadaman, petugas membuat ilaran atau sekat bakar untuk menghambat pergerakan api.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan keselamatan personel menjadi perhatian utama dalam penanganan karhutla, mengingat medan hutan dan kondisi angin dapat memengaruhi pergerakan api. “Yang paling utama adalah keselamatan personel. Kami bersama seluruh unsur terkait melakukan pemadaman dan penyekatan pada jalur-jalur api agar kebakaran tidak semakin meluas,” kata Marhaen.

Pemantauan sekitar pukul 07.30 WIB menunjukkan terdapat 13 hotspot di kawasan Puncak Gunung Wilis. Sebanyak 11 titik berada di wilayah Ngliman, sedangkan dua titik lainnya berada di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Jumlah hotspot di Ngliman menurun dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 27 titik. Namun, kepulan asap masih terlihat di kawasan puncak sehingga penanganan tetap dilakukan.

Kondisi di lokasi terpantau haze dengan suhu sekitar 22 derajat Celsius dan kelembapan 75 persen. Angin bertiup dari arah tenggara sekitar 6 kilometer per jam dengan hembusan sesaat mencapai 15 kilometer per jam.

Ratusan personel tersebut terdiri dari unsur pemerintah daerah, Polres Nganjuk, TNI, BPBD, pemerintah desa serta relawan. Mereka diberangkatkan menuju lokasi masing-masing sekitar pukul 08.00 WIB setelah apel gabungan di Balai Desa Ngliman yang dipimpin Bupati Marhaen.

Marhaen mengingatkan masyarakat tidak mendekati kawasan yang terdampak kebakaran, termasuk jalur pendakian, serta segera melaporkan apabila melihat api atau kepulan asap yang semakin meluas.

Editor : Hidayat Adi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network