Super Flu Masuk Indonesia, Ini yang Dikatakan Dokter Spesialis Paru

Hidayat Adi
dr. Sakinah Sp.P saat ditemui di loket pendaftaran instalasi rawat jalan RSU As Sakinah Medika Sidoarjo. Foto: Hidayat Adi.

SIDOARJO, iNews.sidoarjo.id - Kabar masuknya wabah super flu ke Indonesia terutama Jawa Timur, harus disikapi secara bijaksana. Masyarakat tidak perlu panik berlebihan, namun juga harus tetap waspada. Hal tersebut disampaikan oleh dokter Sakinah, salah satu dokter spesialis paru di RSU As-Sakinah Medika Sidoarjo.

Super flu sebenarnya bukan nama medis dari penyakitnya, disebut super flu karena gejala yang ditimbulkannya biasanya lebih berat dari flu biasa. “Super flu ini disebut juga influenza A yang disebabkan virus H3N2 subclade K, yang tergolong baru. Gejala yang ditimbulkannya mirip dengan influenza pada umumnya, seperti nyeri kepala, demam, nyeri tenggorokan dan badan lemah, namun biasanya lebih lama,” ujar Sakinah.

Untuk penyebaran atau penularannya, super flu juga sama seperti flu pada umumnya, sangat mudah menular. Disinggung terkait potensi bahayanya, dokter Sakinah menjelaskan jika flu pada umumnya relatif aman jika tidak disertai kasus lain seperti pneumonia dan gagal nafas. Jika disertai dua hal itu, flu menjadi berbahaya.

Meski secara umum, kasus flu di Sidoarjo meningkat saat ini,namun belum ada laporan pasien yang terjangkit super flu tersebut. Lebih lanjut, dokter Sakinah menjelaskan jika penularan flu sebenarnya bisa relatif dicegah, jika daya tahan tubuh atau imunitas seseorang sangat baik. Selain itu, masyarakat diimbau agar sering mencuci tangan dan memakai masker, terutama di lingkungan yang ramai, atau banyak orang.

Menyikapi mewabahnya super flu, ia mengimbau masyarakat tidak usah terlalu panik. “Pada dasarnya, penularan flu itu bisa dicegah dengan imunitas tubuh yang baik, istirahat cukup, menjaga kebersihan, dan menerapkan protokol kesehatan, terutama di tempat umum,” tegas Sakinah.

Sementara itu, salah satu warga asal Krian, Oktaviana mengatakan sudah mengetahui adanya kabar wabah super flu masuk ke Indonesia dari media sosial dan pemberitaan media massa. Namun, secara pribadi ia tidak terlalu panik.

Okta, panggilan akrabnya, lebih berfokus pada menjaga daya tahan tubuh, agar tidak mudah sakit. “Saya sudah mendengar tentang super flu. Namun saya tidak mau terlalu panik, karena nanti tambah mudah sakit. Saya berusaha tingkatkan imun dengan minum vitamin C, makan makanan bergizi, serta berjemur matahari pagi,” ujar Okta.

Secara umum, mengenai penyakit flu, dokter Sakinah juga mengimbau kepada setiap orang yang belum sakit, agar menjaga daya tahan tubuh dan makan makanan bergizi. Sementara bagi yang sudah sakit flu, diharapkan bisa bed rest atau atau banyak istirahat, mengonsumsi air mineral dan makanan sehat, agar segera bisa membaik. Selain itu, diharapkan juga mereka yang sakit flu mengurangi berkumpul dengan banyak orang, agar tidak mudah menularkan virusnya.

Editor : Aini Arifin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network