SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang pelajar terjadi di Jalan Raya Sukodono, tepatnya di sebuah toko desa Sukodono, kecamatan Sukodono, Selasa pagi (14/7/2026). Korban yang berjenis kelamin laki-laki tersebut tewas seketika di lokasi kejadian setelah tertabrak truk dari arah belakang.
Peristiwa ini bermula saat korban yang diketahui berinisial MA, warga desa Dungus kecamatan Sukodono, tengah melaju menuju sekolah dengan mengendarai sepeda motor. Diduga terburu-buru, pelajar itu berupaya mendahului kendaraan lain dengan menyalip dari sisi sebelah kiri.
Nahas, saat korban hendak menaikkan kendaraannya kembali ke badan jalan yang beraspal, roda sepeda motornya selip di pinggiran aspal. Korban pun tidak dapat menguasai laju kendaraannya hingga terjatuh. Saat insiden terjadi, posisi korban terlempar ke arah kanan badan jalan, sementara sepeda motornya tergeletak ke arah kiri.
Korban sebenarnya hendak berdiri untuk menyelamatkan diri, namun dari arah belakang melaju sebuah truk dengan kecepatan sedang. Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi truk tidak sempat melakukan pengereman. Seketika itu pula tubuh korban tertabrak dan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dialaminya.
Sopir truk, Imam Supardi mengatakan kaget dan tidak sempat melakukan pengereman karena jaraknya terlalu dekat dengan korban. “Saya kaget karena tiba-tiba ada korban jatuh dari motor. Jarak terlalu dekat, mengerem mendadak namun korban terlanjur tertabrak,” ucap Imam.
Usai dievakuasi, korban dibawa ke rumah sakit Anwar Medika untuk diautopsi. Polisi mengimbau para pengguna motor agar berhati-hati dan tidak terburu, terutama di jam-jam padat lalu lintas. Pengendara diimbau juga tidak menyalip kendaraan dari sebelah kiri, apalagi sampai rodanya keluar dari aspal, karena sangat membahayakan.
Editor : Hidayat Adi
Artikel Terkait
