Lebih lanjut, Agus Winarto mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran dan fasilitas yang disediakan oleh pihak-pihak tertentu guna melaksanakan haji non prosedural. “Kami mengimbau, masyarakat yang mau berhaji, hendaknya mengikuti aturan yang berlaku. Jangan mudha tergiur tawaran haji non prosedural agar tidak bermasalah kemudian” imbuh Agus.
Berdasarkan data di kantor imigrasi kelas I khusus TPI Surabaya sejak pemberangkatan Kloter 1 pada 22 April 2026 hingga Kloter 99 pada 17 Mei 2026, sebanyak 37.179 calon jemaah haji telah diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui Embarkasi Surabaya.
Seluruh proses pemeriksaan dokumen perjalanan, penerapan cap tanda keluar, hingga clearance keberangkatan berjalan lancar dengan dukungan layanan Makkah Route dan koordinasi lintas instansi terkait.
Melalui layanan Makkah Route, pemeriksaan dokumen keimigrasian Arab Saudi dilakukan langsung di Embarkasi Surabaya sehingga jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan imigrasi saat tiba di Arab Saudi. Hingga Minggu, 17 Mei 2026, pelaksanaan pemberangkatan Calon Jemaah Haji Indonesia (CJHI) melalui Bandara Internasional Juanda berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selain memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji reguler, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya juga memperkuat pengawasan terhadap potensi keberangkatan calon jamaah haji nonprosedural.
Editor : Aini Arifin
Artikel Terkait
