Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga Anggota Gengster, Dua Pemuda Ditangkap Warga Candi Sidoarjo
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Juanda Dibatalkan

Senin, 07 September 2026 | 19:23 WIB
  • author Nanang Ichwan
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Juanda Dibatalkan
Sejumlah penerbangan di bandara internasional Juanda dibatalkan akibat imbas berantai dampak letusan gunung Anak Krakatau. Foto:ist

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Erupsi Anak Gunung Krakatau tak hanya mengganggu aktivitas penerbangan di sekitar wilayah gunung api tersebut. Dampaknya merembet hingga Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Sedikitnya 12 penerbangan di Juanda terpaksa dibatalkan akibat efek berantai dari penutupan sejumlah bandara.

General Manager (GM) Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan, pada Senin (7/9/2026) pukul 09.30 WIB, tercatat lima penerbangan kedatangan dan tujuh penerbangan keberangkatan yang mengalami pembatalan. “Pembatalan penerbangan tersebut merupakan dampak berantai dari penutupan operasional sejumlah bandara akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau,” kata Muhammad Tohir, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, hingga Senin terdapat empat bandara yang masih mengalami penutupan operasional. Yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II, dan Bandara Husein Sastranegara.

Kondisi tersebut turut memengaruhi rotasi pesawat dan konektivitas penerbangan di Bandara Juanda. Sejumlah penerbangan dari dan menuju bandara yang terdampak akhirnya ikut mengalami pembatalan.

Untuk penerbangan kedatangan yang dibatalkan di antaranya Batik Air 7511 rute Halim Perdanakusuma-Juanda, Garuda Indonesia 304 dan Batik Air 6572 rute Soekarno-Hatta-Juanda, Batik Air 7513 rute Halim Perdanakusuma-Juanda, serta Lion Air 690 rute Soekarno-Hatta-Juanda.

Sementara itu, penerbangan keberangkatan yang dibatalkan yakni Batik Air 6391 dan Batik Air 7508, Garuda Indonesia 305, Batik Air 7510, Lion Air 693, Garuda Indonesia 323, serta Batik Air 6573.

Tohir menegaskan, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai maupun stakeholder terkait. Langkah tersebut dilakukan agar setiap penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik. “Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi secara intensif bersama maskapai serta seluruh stakeholder terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal,” jelasnya.

Bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan, pihak bandara juga memberikan layanan pemulihan berupa makanan ringan dan minuman. Personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service (CS) disiagakan untuk membantu memberikan informasi serta mengarahkan penumpang.

Pihak bandara mengimbau pengguna jasa untuk terus memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing. Penumpang juga diminta mengikuti informasi serta arahan petugas selama berada di area terminal.

Di tengah kondisi tersebut, Bandara Internasional Juanda juga akan melayani penerbangan selama 24 jam sebagai salah satu bandara alternatif. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan dan menjaga konektivitas pengguna jasa selama penyesuaian berlangsung. “Keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyesuaian operasional,” tandasnya.

Editor: Hidayat Adi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut