Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Pekat Diduga Bocor, Satpol PP Sidoarjo Tetap Amankan Miras dan LC, Mimik: Sikat Habis!
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Santri Ponpes Mambaul Hikam Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Usai Santap

Selasa, 01 September 2026 | 23:55 WIB
  • author Hidayat Adi
Ratusan Santri Ponpes Mambaul Hikam Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Usai Santap
Salah satu santri yang tengah dievakuasi ke RSUD Sidoarjo. Foto:ist

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id – Ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Selasa (1/9/2026) malam.

Para santri diduga mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di lingkungan pondok pesantren. Pantauan di lokasi, suasana di sekitar Ponpes Mambaul Hikam mendadak ramai.

Sejumlah mobil ambulans terlihat keluar masuk area pondok untuk mengevakuasi santri yang mengalami keluhan kesehatan. Suara sirene ambulans bahkan terdengar bersahutan saat para santri dibawa ke sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan sekitar 141 santri mengalami keluhan kesehatan. Mereka kemudian mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Klinik Azka Medika, RSUD Notopuro, RS Delta Surya, RS Pusura Gelam, RS Siti Hajar, dan RS Siti Fatimah Tulangan.

Salah seorang wali santri, Suci, warga Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, mengaku mengetahui kejadian tersebut ketika datang ke pondok untuk mengantar anaknya mengaji. Anaknya merupakan santriwati kelas IX putri. Namun, Suci menyebut putrinya tidak ikut menyantap makanan MBG yang dibagikan pada Selasa siang. "Anak saya kebetulan tidak makan MBG, hanya makan apel. Saya tahu kejadian ini saat mengantar anak mengaji," ujar Suci.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut