Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Muatan Ikan dan Udang Terguling di Bypass Juanda Sidoarjo, Arus ke Bandara Sempat Dialihkan
Advertisement . Scroll to see content

Sabu Dijahit di Balik Lining Tas, Calon Istri Napi Diciduk di Rutan Medaeng Sidoarjo

Selasa, 15 September 2026 | 20:50 WIB
  • author Nanang Ichwan
Sabu Dijahit di Balik Lining Tas, Calon Istri Napi Diciduk di Rutan Medaeng Sidoarjo
Petugas lapas memeriksa wanita pengunjung rutan Medaeng usai ditemukan sabu di dalam jahitan tasnya. Foto:ist

SIDOARJO - Trik menyembunyikan sabu di balik lapisan tas ternyata tak mampu mengecoh petugas Rutan Kelas I Surabaya. Dua poket serbuk putih yang diduga sabu ditemukan setelah tas milik seorang perempuan berinisial SW, 25, diperiksa menggunakan X-Ray hingga pemeriksaan manual, Senin (14/9/2026).

SW diketahui merupakan calon istri dari narapidana (napi) berinisial SI, 23. SI sendiri tengah menjalani hukuman dalam perkara narkoba.

SW datang ke Rutan Kelas I Surabaya yang dikenal sebagai Rutan Medaeng, Waru, Sidoarjo, untuk membesuk SI. 

Namun, saat menjalani pemeriksaan di area layanan kunjungan tatap muka, petugas mendapati sesuatu yang mencurigakan dari tas yang dibawanya.

Hasil pemindaian mesin X-Ray menunjukkan adanya benda yang mencurigakan di bagian dalam tas. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan secara manual.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Surabaya Andra Naftali Gustaf Vano mengatakan, petugas menemukan bungkusan plastik hitam yang sengaja disembunyikan di balik lapisan dalam atau lining tas. “Petugas menemukan bungkusan plastik hitam yang dijahit tersembunyi di balik lining tas. Setelah dibuka, ternyata berisi dua poket serbuk putih yang diduga sabu,” ujar Andra, Selasa (15/9/2026).

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan hukum lebih lanjut. 

SW bersama barang bukti kemudian diserahkan kepada Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo menegaskan, pihaknya terus memperketat pemeriksaan terhadap setiap pengunjung maupun barang yang masuk ke lingkungan rutan. “Ini merupakan penggagalan ketiga kalinya sepanjang September. Modusnya terus berganti dengan memanfaatkan celah kunjungan tatap muka, namun sistem penapisan kami terbukti bekerja ketat,” tegasnya.

Menurutnya, pengawasan akan terus ditingkatkan untuk mencegah masuknya narkotika maupun barang terlarang lainnya ke dalam rutan. 

Terlebih, kasus penyelundupan tersebut melibatkan pengunjung yang hendak menemui WBP dengan perkara narkoba.

Sementara itu, kasus tersebut kini masih ditangani Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. 

Polisi akan mendalami asal-usul dua poket serbuk putih tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan SI maupun pihak lain di luar rutan.

Editor: Hidayat Adi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut