Pemotor Remaja Mengalami Patah Tulang Usai Menabrak Truk Trailer di Balongbendo Sidoarjo
SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Pemandangan di Jalan Raya Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, mendadak berubah mencekam, Kamis (16/7) pagi. Seorang remaja pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk trailer yang baru keluar dari kawasan TPS PT Tjiwi Kimia. Korban mengalami patah tulang pada lengan kiri akibat kerasnya benturan.
Kapolsek Balongbendo Kompol Sunari menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk trailer yang dikemudikan Misdi, 69, warga Kabupaten Mojokerto, keluar dari pintu TPS PT Tjiwi Kimia. "Truk trailer keluar dari pintu pergudangan PT Tjiwi Kimia kemudian berbelok ke arah timur menuju Surabaya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Kharisma sehingga terjadi tabrakan di bagian depan kendaraan truk," ujar Kompol Sunari.
Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor Honda Kharisma, Rohmat Hariadi, 17, warga Desa Seduri, Kecamatan Balongbendo, mengalami patah tulang pada lengan kiri. Korban langsung dievakuasi ke RSU Citra Medika Tarik untuk mendapatkan perawatan intensif. "Korban mengalami luka patah tulang pada lengan kiri dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Citra Medika Tarik. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini," katanya.
Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kedua kendaraan yang terlibat juga telah diamankan sebagai barang bukti. "Sementara kedua kendaraan yang terlibat telah kami amankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut," jelas Kompol Sunari.
Dari hasil pemeriksaan awal, pengemudi truk diketahui telah mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) B II yang masih berlaku. Sementara itu, pengendara sepeda motor diketahui belum memiliki SIM C. "Dari hasil pemeriksaan awal, pengemudi truk memiliki SIM B II yang masih berlaku. Sedangkan pengendara sepeda motor belum memiliki SIM C," ungkapnya.
Kompol Sunari mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di kawasan yang memiliki akses keluar-masuk kendaraan besar. "Kami mengimbau pengemudi kendaraan besar maupun pengendara sepeda motor agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintasi akses keluar-masuk kendaraan, serta melengkapi persyaratan berkendara demi keselamatan bersama. Pastikan kondisi benar-benar aman sebelum keluar dari akses pergudangan maupun saat melintasi persimpangan jalan," pungkasnya.
Editor : Hidayat Adi