Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap 10 Kasus dan Amankan 13 Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Gaya Fokus Seni & Budaya Tenda Bertema Kolonial hingga Kerajaan, Uniknya Bazar Blitar Djadoel

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:58 WIB
  • author Yoyok Agusta
Gaya Fokus Seni & Budaya Tenda Bertema Kolonial hingga Kerajaan, Uniknya Bazar Blitar Djadoel
Salah satu stan saat walikota Blitar Syauqul Muhibbin membuka pasar Djadoel 2026. Foto:ist

BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Event tahunan yang paling dinanti masyarakat Bumi Bung Karno, Bazar Blitar Djadoel, resmi kembali hadir di tahun 2026. Mengusung konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, gelaran kali ini dikemas lebih sederhana namun jauh lebih kental dengan nuansa nostalgia tempo dulu.

Pembukaan acara berlangsung sangat sakral dan kental akan budaya Jawa. Rentetan suara kentungan yang menggema, disusul dengan prosesi pemecahan kendi serta pemotongan pita bunga, menjadi penanda resmi dimulainya pesta rakyat yang memadukan pelestarian budaya dan penguatan ekonomi mikro ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar berkomitmen penuh menjadikan perhelatan ini sebagai wadah strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk sekaligus mendongkrak pendapatan mereka.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menegaskan bahwa kesiapan pelaku UMKM tahun ini jauh melampaui ekspektasi. Pemkot Blitar pun berani mematok target perputaran uang yang fantastis selama acara berlangsung di Alun-Alun Kota Blitar. "Kita menargetkan jumlah pengunjung hingga 100 ribu orang dengan perputaran uang dalam lima hari pelaksanaan mencapai di atas Rp1 miliar," ujar Wali Kota yang akrab disapa Mas Ibin tersebut saat membuka acara. Rabu (8/7/2026).

Untuk merealisasikan target besar tersebut, Pemkot Blitar menggandeng sedikitnya 519 usaha kecil mikro lokal. Mas Ibin berharap stimulus lewat event ini mampu membuat usaha milik masyarakat tumbuh meroket dan naik kelas. "Blitar Djadoel edisi kali ini lebih menampakkan kejadulannya. Bahkan tendanya menggunakan konsep tempo dulu. Ada suasana kerajaan, masa kolonial, pra-kemerdekaan, sampai pasca-kemerdekaan. Jadi konsepnya lebih natural dibanding penyelenggaraan sebelumnya," tegas Mas Ibin.

Ambisi ekonomi Pemkot Blitar ini mendapat acungan jempol dan apresiasi penuh dari pemerintah pusat. Tenaga Ahli Menteri UMKM Republik Indonesia, Fahmi Hendri Prasetyo, menilai bahwa Bazar Blitar Djadoel sangat relevan dengan program strategis nasional. "Perhelatan berskala masif ini menjalankan tiga fungsi vital bagi pertumbuhan UMKM, yakni menjadi etalase langsung bagi produk-produk lokal kepada ratusan ribu pengunjung, mempertemukan produsen dengan konsumen potensial lintas generasi, serta memicu iklim kompetisi yang sehat agar pelaku UMKM terdorong untuk berinovasi dan bersiap naik kelas," ungkap Fahmi Hendri.

Pantauan di lapangan pada hari pertama menunjukkan strategi cerdas panitia dalam memperluas segmentasi pasar. Meski tajuk utamanya adalah nuansa jadul, sajian kuliner yang ditawarkan di dalam stan sangat inklusif. Para pengunjung tidak hanya dimanjakan dengan jajanan tradisional tempo dulu yang menggugah kenangan.

Generasi muda juga dimanjakan oleh deretan kuliner kekinian yang sedang naik daun, mulai dari dimsum hangat, manisnya cokelat stroberi, hingga renyahnya crepes. Semua membaur sempurna dalam balutan desain stan yang klasik. “Keren pasar Djadoel, banyak makanan dari generasi ke generasi. Meski lumayan capek untuk keliling stan yang ada di pasar Djadoel, tapi senang bisa menyaksikan kemegahan event ini. Keren, keren,” ungkap Lia salah satu pengunjung asal Tumpang.

Bazar Blitar Djadoel 2026 dijadwalkan masih akan terus berlangsung selama empat hari ke depan. Melihat membludaknya antusiasme warga sejak hari pertama, target perputaran uang Rp1 miliar tampaknya akan melesat menjadi realisasi nyata bagi roda ekonomi di jantung Kota Blitar.

Editor: Yoyok Agusta Kurniawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut