get app
inews
Aa Text
Read Next : Gaya Fokus Seni & Budaya Tenda Bertema Kolonial hingga Kerajaan, Uniknya Bazar Blitar Djadoel

Ziarah di Makam Bung Karno, Kapolri Tegaskan Pemeriksaan Kesehatan Bagian dari Proses Penyidikan

Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:26 WIB
header img
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit saat berziarah ke Makam Bung Karno. (Foto: Istimewa).

BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Terkait penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyasszuma atau Dokter Tifa Refly, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dan administrasi yang dilakukan terhadap pihak terkait merupakan bagian dari rangkaian proses penyidikan sebelum pelimpahan tahap II ke kejaksaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri usai melaksanakan ziarah di makam Proklamator RI Ir. Soekarno di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). "Sebetulnya kemarin itu sudah dijelaskan oleh Kapolda bahwa itu merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh penyidik," ujar Kapolri kepada awak media.

Menurutnya, sebelum berkas dan tersangka diserahkan kepada kejaksaan pada tahap II, penyidik wajib memastikan seluruh prosedur telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku. "Sebelum diserahkan tahap II kepada kejaksaan, karena kegiatannya sudah dijelaskan, sudah ada pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan administrasi untuk memastikan semuanya dalam keadaan baik sebelum diserahkan ke kejaksaan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengikuti rangkaian ziarah nasional dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta sejumlah pejabat utama Polda Jawa Timur.

Kapolri menjelaskan, ziarah ke makam para tokoh bangsa, merupakan tradisi yang rutin dilakukan Polri sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi terhadap nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa. "Hari ini kami datang berziarah sebagai bagian dari tradisi peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Tadi pagi ke makam Gus Dur di Jombang, sekarang di makam Bung Karno. Setelah ini kami lanjutkan ke makam Presiden Soeharto dan ditutup di Taman Makam Pahlawan Kalibata," ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut, bertujuan untuk menyerap dan menggali nilai-nilai kepemimpinan para tokoh bangsa, yang dinilai penting bagi institusi Polri, dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian tradisi untuk menyerap dan menggali nilai para pemimpin bangsa yang sangat penting bagi institusi Polri. Kami memiliki amanah untuk mempertahankan apa yang diwariskan serta nilai-nilai yang diberikan para pemimpin bangsa terhadap NKRI dan Polri," tuturnya.

Kapolri menambahkan, nilai-nilai perjuangan dan pengabdian para tokoh bangsa harus terus dijaga, dan dikembangkan sebagai semangat positif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Nilai ini harus kita jaga dan pertahankan. Ini menjadi kekuatan positif untuk terus dikembangkan sebagai spirit dalam menjalankan tugas dan amanah kami kepada masyarakat," ucapnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut