get app
inews
Aa Text
Read Next : Ziarah di Makam Bung Karno, Kapolri Tegaskan Pemeriksaan Kesehatan Bagian dari Proses Penyidikan

Ratusan Relawan SPPG Blitar Raya Gelar Apel di Depan Alun-Alun Kota Blitar, Dukung Program MBG

Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:36 WIB
header img
Para relawan saat gelar aksi dukungan MBG. Foto:ist

BLITAR, iNewsSidoarjo.id – Ratusan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari kota dan Kabupaten Blitar yang tergabung dalam Aliansi SPPG Peta Blitar Raya menggelar apel bersama di depan Alun-Alun Kota Blitar, Sabtu (27/6/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam apel tersebut, para relawan membawa semangat untuk mendukung program pemerintah yang dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak-anak Indonesia. Namun juga mampu menggerakkan perekonomian daerah, melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Koordinator Aliansi SPPG Peta Blitar Raya, Bambang Caspo, mengatakan Program Makan Bergizi Gratis telah memberikan manfaat yang sangat luas bagi masyarakat. "Program ini selain memberikan makan bergizi kepada jutaan anak-anak setiap hari, juga menyerap tenaga kerja. Satu dapur relawan saja mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja," ujar Bambang.

Menurutnya, jika dihitung berdasarkan jumlah dapur yang direncanakan beroperasi di wilayah Blitar Raya, maka dampak ekonomi yang dihasilkan sangat besar. "Kalau kita kalikan, di Blitar Raya ini ada sekitar 160 dapur. Artinya ada sekitar 5.000 tenaga kerja yang bisa terserap. Ini membuka peluang kerja yang luar biasa bagi masyarakat," katanya.

Tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan, Bambang menjelaskan bahwa keberadaan dapur MBG juga menjadi pasar bagi hasil produksi petani, nelayan, peternak, pedagang hingga pelaku UMKM. "Petani, nelayan, pedagang, produk UMKM, peternak semuanya memasok kebutuhan ke dapur-dapur MBG setiap hari. Bayangkan saja, kebutuhan beras untuk satu SPPG dalam sehari mencapai 1 sampai 2 kuintal. Belum kebutuhan lauk, sayur, telur, buah, dan bahan pangan lainnya. Berapa banyak hasil produksi masyarakat yang bisa terserap," ungkapnya.

Karena itu, Bambang menegaskan seluruh relawan, mitra, hingga pemasok berkomitmen mendukung pemerintah agar program tersebut terus berjalan. "Program ini sangat luar biasa. Dari relawan, mitra, supplier, semuanya mendukung pemerintah untuk melanjutkan program ini karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Selain memberikan dampak ekonomi, Bambang menilai Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. "Selain memberikan gizi kepada anak-anak, program ini bertujuan menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas sehingga negara kita semakin maju dan berdaulat," pungkasnya.

Usai menyampaikan aspirasinya, mereka membubarkan diri dengan tertib.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut