get app
inews
Aa Text
Read Next : Identitas Pria yang Diduga Bersama ASN Bangkalan Mengerucut, Keluarga Duga Korban Terjebak Love Scam

Misteri ASN Bangkalan Tewas di Mobil Dinas Bandara Juanda, Keluarga Duga Korban Tewas di Lokasi Lain

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:54 WIB
header img
Proses evakuasi jenazah ASN Bangkalan di parkiran Bandara Juanda, Sidoarjo. Foto:ist.

Keluarga baru mengetahui keberadaan korban setelah mendengar informasi dari pemberitaan media terkait penemuan sebuah mobil di area parkir Bandara Internasional Juanda pada Rabu (24/6). “Keluarga sebenarnya berencana melapor kehilangan ke polisi pada Selasa. Namun pada Rabu sekitar pukul 11.30 kami mengetahui informasi dari media terkait kendaraan yang ditemukan di Bandara Juanda. Setelah dicocokkan, nomor polisi tersebut merupakan mobil yang biasa digunakan korban,” ungkapnya.

Dalam penelusuran lebih lanjut, keluarga memperoleh rekaman CCTV yang menunjukkan seorang pria mengemudikan mobil korban saat memasuki area parkir bandara. Pria tersebut terlihat mengenakan kaus biru, masker putih, dan kacamata. “Berdasarkan CCTV pintu masuk parkir, terlihat seorang laki-laki mengemudikan kendaraan. Saat dicocokkan dengan rekaman lain, hanya pengemudi itu yang terlihat keluar dari mobil sebelum berpindah ke angkutan umum. Tidak ada orang lain yang keluar dari kendaraan hingga korban ditemukan di dalamnya,” terang Risang.

Temuan itu menjadi dasar dugaan keluarga bahwa korban kemungkinan telah meninggal sebelum kendaraan tiba di Bandara Juanda. “Berdasarkan fakta yang ada, kami menduga korban meninggal di lokasi lain kemudian dibawa ke Bandara Juanda dan ditinggalkan di area parkir,” tegasnya.

Hingga kini, identitas pria yang terekam CCTV tersebut masih belum diketahui karena wajahnya tertutup masker. Keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pria tersebut untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang menyebabkan kematian korban.

Sementara itu, hasil otopsi yang dilakukan tim forensik juga masih belum diterima pihak keluarga. Risang mengatakan kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan lanjut membuat penyebab kematian tidak bisa disimpulkan hanya dari pemeriksaan luar. “Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut sehingga sulit membedakan tanda akibat proses pembusukan dengan kemungkinan adanya kekerasan. Kami masih menunggu hasil resmi otopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” pungkasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut