Pengunjung Lapas Blitar Selundupkan 600 Pil Dobel L di Organ Intim, Tergiur Bayaran Rp1,5 Juta
Menurut Iswandi, baik DR maupun narapidana yang menjadi dalang penyelundupan tersebut telah menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas lapas dan kepolisian. Dari hasil pendalaman sementara, ratusan pil dobel L itu diduga akan dijual kepada penghuni lapas dengan harga murah. "Pengakuan pelaku, ini baru pertama kali mencoba. Pil tersebut rencananya akan diedarkan di dalam lapas," tegasnya.
Kasus ini terungkap berkat kejelian petugas saat melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung. Petugas mencurigai adanya tonjolan tidak wajar di area intim DR saat proses pemeriksaan berlangsung. Kecurigaan tersebut terbukti setelah petugas menemukan sebuah kondom yang disembunyikan di dalam organ intim pelaku.
Setelah dikeluarkan, kondom itu diketahui berisi 600 butir pil dobel L yang telah dikemas rapat untuk menghindari deteksi. "Setelah dikeluarkan, baru diketahui bahwa isinya pil dobel L yang dibungkus menggunakan kondom," jelas Iswandi.
Kini DR bersama pacarnya yang berada di dalam lapas telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Petugas juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam upaya penyelundupan narkotika dan obat-obatan terlarang ke dalam Lapas Blitar.
Editor : Yoyok Agusta Kurniawan