get app
inews
Aa Text
Read Next : Filosofi ‘Gembok Katresnan’ Adat Unik di Ponorogo Agar Rumah Tangga Langgeng

Semangat Petani Tebu Menggema di Tradisi Temanten Tebu, RMI Bidik Produksi Gula Maksimal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 23:06 WIB
header img
Tradisi temanten tebu. (Foto: Istimewa).

BLITAR, iNewsSidoarjo.id-Tradisi turun-temurun Temanten Tebu kembali menjadi penanda dimulainya musim giling di PT Rejoso Manis Indo (RMI), Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Blitar. Sabtu (30/5/2026). Di balik prosesi budaya yang sarat makna tersebut, perusahaan menaruh optimisme tinggi untuk mencapai target serapan tebu hingga 1,55 juta ton sepanjang musim giling tahun 2026 ini.

Prosesi Temanten Tebu yang telah menjadi tradisi tahunan di industri gula itu, diawali dengan pertemuan tebu lanang (laki-laki) dan tebu wadon (perempuan) dalam ritual yang menyerupai pernikahan adat Jawa. Setelah dipertemukan, kedua batang tebu diarak menuju area giling sebelum akhirnya dilemparkan ke matras baja sebagai simbol dimulainya proses produksi gula.

Suasana berlangsung meriah dan khidmat. Prosesi tersebut disaksikan oleh Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Blitar Beky Herdiansah, jajaran direksi PT RMI-Mitr Phol, serta ratusan petani tebu mitra yang datang dari berbagai wilayah.

Bagi masyarakat agraris dan pelaku industri gula, Temanten Tebu bukan sekadar seremoni pembukaan musim giling. Tradisi ini menjadi simbol harapan agar proses produksi berjalan lancar, hasil panen melimpah, serta membawa kesejahteraan bagi petani dan industri.

Vice President Director PT RMI-Mitr Phol, Syukur Iwantoro, mengatakan kondisi iklim pada tahun ini memberikan optimisme tersendiri bagi perusahaan. Curah hujan yang cukup saat masa tanam dan cuaca yang relatif kering menjelang panen dinilai menjadi kombinasi ideal untuk pertumbuhan tebu. "Tahun ini kondisi iklim sangat mendukung. Saat masa tanam curah hujan cukup baik, sementara memasuki panen cuacanya cenderung kering. Ini merupakan kondisi ideal bagi tanaman tebu," ujar Syukur.

Didukung kondisi tersebut, PT RMI menargetkan mampu menyerap sekitar 1,55 juta ton tebu yang berasal dari petani mitra di Blitar, Kediri, Malang, serta sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Tak hanya itu, perusahaan juga membidik rendemen minimal 8 persen. Namun, melihat kondisi pertanaman yang dinilai cukup baik, manajemen optimistis angka rendemen dapat menembus 9 persen.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut