Rutan Medaeng Sidoarjo Ubah Hukuman Disiplin Jadi Pembinaan Literasi
Melalui bacaan tersebut, lanjut dia, warga binaan diharapkan memahami dampak negatif narkoba dan mendapatkan motivasi untuk memperbaiki diri dari kisah para pemimpin bangsa. "Agar program tidak sekadar seremonial, setiap warga binaan wajib membuat esai sebagai bukti pemahaman. Petugas juga mendokumentasikan proses pembinaan dan hasil tulisan dalam bentuk video untuk dipublikasikan sebagai bentuk transparansi," ungkap dia.
Sejak dijalankan, program ini mulai menunjukkan dampak positif. Sejumlah warga binaan terlihat lebih antusias mengunjungi perpustakaan dan menumbuhkan minat baca sebagai bagian dari proses pembinaan diri.
Rutan Surabaya berharap metode ini dapat menjadi sarana rehabilitasi mental dan perubahan karakter, sehingga warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.
Editor : Aini Arifin