get app
inews
Aa Text
Read Next : Rutin Ikuti Pengajian, Narapidana Kasus Asusila di Lapas Porong Sidoarjo Mengaku Sadar

Rutan Medaeng Kosongkan 260 Bilik Hunian, Ratusan Napi Dipindah ke Sejumlah Lapas di Jatim

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:52 WIB
header img
Pemindahan warga binaan Rutan Medaeng ke Lapas/Rutan seluruh Jatim. (Foto: Istimewa).

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Upaya mengurai kepadatan penghuni yang sudah lama terjadi di Rutan Kelas I Surabaya atau Rutan Medaeng Sidoarjo dilakukan secara besar-besaran. Selama lima hari berturut-turut, sebanyak 260 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dipindahkan secara bergelombang ke sejumlah lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di berbagai wilayah Jawa Timur (Jatim).

Pemindahan massal yang berlangsung sejak Senin (8/6/2026) hingga Jumat (12/6/2026) itu dilakukan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata laras panjang serta petugas internal rutan untuk memastikan keamanan selama proses perjalanan.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo mengatakan, langkah tersebut menjadi solusi untuk mengurangi angka overkapasitas sekaligus memastikan program pembinaan bagi warga binaan tetap berjalan maksimal. “Kondisi hunian di sini sudah sangat padat. Pemindahan ini merupakan upaya untuk mengurangi tingkat overkapasitas, sekaligus agar warga binaan dapat melanjutkan program pembinaan di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan negara lainnya dengan fasilitas yang lebih memadai,” ujar Tristiantoro, Minggu (14/6/2026).

Berdasarkan data internal Rutan Medaeng, Lapas Pemuda Madiun menjadi lokasi yang menerima jumlah WBP terbanyak. Pada gelombang pertama, Senin (8/6/2026), sebanyak 62 WBP dikirim ke Lapas Pemuda Madiun dan tiga orang lainnya ke Lapas Madiun.

Selanjutnya pada Selasa (9/6/2026), masing-masing dua warga binaan dipindahkan ke Lapas Pasuruan dan Lapas Malang. Kemudian pada Kamis (11/6/2026), Rutan Situbondo menerima 37 WBP, sementara Lapas Probolinggo dan Lapas Bondowoso masing-masing menerima dua orang. Puncak pemindahan terjadi pada Jumat (12/6/2026) dini hari. Sebanyak 150 warga binaan diberangkatkan dalam satu gelombang besar menuju Lapas Pemuda Madiun.

Tristiantoro memastikan seluruh proses pemindahan berjalan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun gejolak dari warga binaan. “Kami berkoordinasi erat dengan personel Polri untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama perjalanan. Alhamdulillah, sejak hari pertama hingga gelombang terakhir, seluruh proses berjalan lancar dan aman,” tegasnya.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut