get app
inews
Aa Text
Read Next : 120 Mahasiswa KKN UM Surabaya Diterjunkan ke Sejumlah Desa di Nganjuk

Jelang Kedatangan Presiden, Nganjuk Satukan Elemen Lewat Relokasi Patung Marsinah

Jum'at, 24 April 2026 | 13:36 WIB
header img
Prosesi selamatan di area makam marsinah. Foto:ist

NGANJUK, inews Sidoarjo id - Kegiatan selamatan relokasi patung Marsinah berlangsung khidmat di area pemakaman umum Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jumat (24/4/2026). Acara diawali dengan tabur bunga di makam tokoh yang dikenal sebagai pahlawan buruh nasional tersebut.

Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, serikat pekerja, LSM, hingga insan pers. Suasana berlangsung guyub dan penuh kebersamaan.

Kepala Dinas Porabudpar Nganjuk, Gunawan Widagdo, yang mewakili Bupati Marhaen Djumadi, menyampaikan bahwa kegiatan tahlilan dan selamatan ini merupakan bentuk spontanitas dari berbagai elemen pergerakan di Nganjuk. “Ini bentuk kebersamaan. Semua elemen hadir, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, LSM, wartawan, hingga tokoh pergerakan. Semuanya tumplek blek di sini,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa monumen Marsinah yang ada di lokasi tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk serikat buruh dan insan media. Sementara itu, monumen lainnya yang berada di jalan raya telah dibangun di atas tanah pemerintah daerah dengan dukungan TNI dan Polri.

Ke depan, kawasan monumen tersebut direncanakan berkembang menjadi rest area yang dilengkapi fasilitas umum dan ruang bagi pelaku UMKM. Rencana ini juga dikaitkan dengan agenda kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Nganjuk yang dijadwalkan pada 2 Mei mendatang. “Informasinya nanti akan ada pengembangan di sisi barat untuk UMKM. Jadi selain mengenang jasa beliau sebagai pahlawan buruh, juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua KSBSI Nganjuk, Kelik Widiwahyuno, menegaskan bahwa serikat pekerja di Nganjuk telah bersepakat untuk berperan aktif dalam menyambut kedatangan Presiden. “Pada tanggal 1 Mei besok, kami bersama seluruh serikat pekerja akan melaksanakan kerja bakti sebagai bentuk gotong royong dalam menyambut kedatangan Bapak Presiden pada 2 Mei,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan dan relokasi patung Marsinah merupakan hasil kontribusi bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pemerintah desa setempat. Lebih lanjut, Kelik menekankan bahwa momentum ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk terus menghidupkan nilai-nilai perjuangan Marsinah di tengah masyarakat. “Kami ingin saat kedatangan Presiden nanti suasana tetap harmonis dan kondusif. Ini perjuangan bersama semua elemen, bukan hanya buruh, tapi juga masyarakat luas,” tegasnya.

Editor : Yoyok Agusta Kurniawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut