get app
inews
Aa Text
Read Next : Sidoarjo Diduga Jadi Titik Distribusi, Bareskrim Bongkar Jaringan HP Ilegal

2 Curanmor Ngamuk Hunus Celurit dan Airsoft Gun, Berakhir Bonyok Dihajar Warga Porong

Rabu, 22 April 2026 | 18:41 WIB
header img
Dua tersangka saat diamankan polisi. Foto:ist.

SIDOARJO, iNewsSidoarjo.id - Aksi nekat dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Desa Kesambi, Kecamatan Porong, Sidoarjo, berujung apes. Sempat mengancam warga dengan celurit dan benda menyerupai senjata api, keduanya justru babak belur setelah menjadi sasaran amukan massa, Selasa (21/4) malam.

Kapolsek Porong Kompol Madya Wiraaji Kusuma membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kedua pelaku berinisial HM, 27, residivis asal Kraton, Pasuruan, dan RZ, 31, warga Kejayan, Pasuruan. “Benar, ada dua pelaku curanmor yang diamankan warga saat beraksi di Desa Kesambi. Keduanya sempat mengancam warga dengan celurit dan benda menyerupai senpi jenis airsoft gun,” ujar Kompol Madya Wiraaji, Rabu (22/4).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00. Saat itu, sepeda motor milik korban, Miftahul, 23, terparkir di depan rumah dalam kondisi terkunci. Aksi pelaku diketahui oleh istri korban yang langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Pelaku yang panik sempat mengeluarkan celurit untuk menakut-nakuti warga.

Namun, warga yang sudah geram memilih mengepung dan menangkap kedua pelaku. “Anggota kami yang sedang patroli di wilayah Porong segera datang ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi pelaku,” imbuhnya.

Dari hasil penyelidikan awal, kedua pelaku diketahui sebelumnya juga sempat beraksi di wilayah Pungging, Mojokerto, dan berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor. “Jadi sebelum ke Kesambi, pelaku ini sudah melakukan pencurian di wilayah Mojokerto dan berhasil,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, kedua pelaku mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, insiden tersebut juga berdampak pada seorang balita berusia sekitar satu tahun yang terjatuh saat ibunya berusaha mengejar pelaku.

Balita tersebut sempat dibawa ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan. Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami kemungkinan keterlibatan kedua pelaku dalam jaringan curanmor di wilayah Jawa Timur.

Editor : Aini Arifin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut